JAKARTA — PT Bank Mandiri Taspen bersama PT ASABRI (Persero) menyerahkan manfaat pensiun terusan kepada keluarga almarhum Laksamana TNI (Purn.) Widodo Adi Sutjipto (Widodo A.S.), mantan Panglima TNI periode 1999–2002. Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian almarhum semasa hidupnya bagi negara.
Penyerahan manfaat tersebut berlangsung di kediaman almarhum di Jakarta pada Jumat (6/11/2026). Penyaluran ini merupakan bagian dari pemenuhan hak pensiun bagi keluarga purnawirawan TNI yang selama ini dijunjung tinggi oleh institusi terkait.
Baca Juga- FinExpo 2026 yang Digelar OJK Jabar Catat Transaksi Rp 15,76 Miliar
- Sering Kebangun Tengah Malam karena Gerah? Bisa Jadi Kamu Korban Perubahan Iklim
- Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 2,1 Kilogram Serbuk Emas oleh WN India di Bandara Juanda
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Bisnis Bank Mandiri Taspen Mahrauza Purnaditya, Regional CEO Region III Bank Mandiri Taspen Erlinda Rusda, serta Direktur Utama PT ASABRI (Persero) Jeffry Haryadi P. Manullang. Kehadiran para pimpinan tinggi ini menunjukkan komitmen kuat dalam pelayanan kepada para purnawirawan.
Widodo A.S. pernah menjabat sebagai Panglima TNI pada 1999–2002. Ia juga pernah menjabat Kepala Staf Angkatan Laut pada 1998–1999 dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada 2004–2009.
Direktur Bisnis Bank Mandiri Taspen Mahrauza Purnaditya mengatakan penyerahan manfaat pensiun tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam memastikan hak keluarga penerima manfaat terpenuhi. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendampingi para keluarga purnawirawan dengan pelayanan terbaik.
“Kami menyampaikan penghormatan dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengabdian almarhum Laksamana TNI (Purn.) Widodo A.S. kepada bangsa dan negara. Melalui sinergi dengan ASABRI, Bank Mandiri Taspen berkomitmen untuk memastikan hak-hak keluarga penerima manfaat terpenuhi dengan baik, sebagai bagian dari pelayanan dan perhatian kami kepada para purnawirawan TNI beserta keluarganya,” ujar Mahrauza.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika