Nasional

Tumbuh 5,89 Persen, Ekonomi Jabar Triwulan III-2026 Lampaui Nasional

Pertumbuhan ekonomi itu ditopang oleh lapangan usaha dominan yang tumbuh cukup baik, seperti Konstruksi, Industri Pengolahan, serta Perdagangan.

6 November 2026, pukul 05:45 WIB · dibaca 1 kali

Nasional Peristiwa Tumbuh 5,89 Persen, Ekonomi Jabar Triwulan III-2026 Lampaui Nasional Pemprov Jabar | CNN Indonesia Jumat, 06 Nov 2026 12:45 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: CNN Indonesia/Patricia Diah) Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat (Jabar) pada triwulan III 2026 resmi melampaui tingkat nasional. Tercatat, ekonomi Jabar tumbuh sebesar 5,89 persen secara tahunan, lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,47 persen pada periode yang sama.

Kepala BPS Jabar, Margaretha Ari Anggorowati mengatakan, pertumbuhan ekonomi itu ditopang oleh lapangan usaha dominan yang tumbuh cukup baik pada triwulan tersebut, seperti Konstruksi yang tumbuh 9,10 persen; Industri Pengolahan tumbuh 4,98 persen; serta Perdagangan tumbuh 4,13 persen.

Data memperlihatkan, lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 14,54 persen; Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 14,46 persen; Transportasi dan Pergudangan sebesar 13,61 persen serta Jasa Lainnya sebesar 12,18 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) yang tumbuh sebesar 28,34 persen; diikuti oleh Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh sebesar 8,85 persen; kemudian Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 8,66 persen," tutur Margaretha dalam kegiatan Rilis Berita Resmi Statistik di Kantor BPS Jabar, Kamis (5/11).

Selanjutnya, Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) tumbuh sebesar 5,93 persen; diikuti Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan sebesar 3,02 persen, sementara Komponen Impor Barang dan Jasa juga tumbuh sebesar 6,11 persen sehingga secara net ekspor terkontraksi sebesar 7,73 persen.

(rea/rir) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait