Nasional

Bapenda Pekanbaru Himpun Rp1,04 Triliun, Realisasi PAD Tumbuh 9,3%

Bapenda Pekanbaru mencatat PAD Rp1,04 triliun hingga 23 Oktober 2026, tumbuh 9,3% dari tahun lalu, keringanan pajak dorong kepatuhan masyarakat.

28 Oktober 2026, pukul 08:29 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Bapenda Pekanbaru Himpun Rp1,04 Triliun, Realisasi PAD Tumbuh 9,3% Pemkot Pekanbaru | CNN Indonesia Rabu, 28 Okt 2026 15:29 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Kepala Bapenda Pekanbaru, T Denny Muharpan. (Foto: Arsip Pemkot Pekanbaru) Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Riau, menghimpun Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,04 triliun hingga 23 Oktober 2026. Realisasi penerimaan dari sektor pajak daerah tersebut mencapai 80 persen dari target tahun ini sebesar Rp1,3 triliun.

Capaian tersebut tumbuh 9,3 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Bapenda Pekanbaru terus mengoptimalkan potensi penerimaan daerah melalui pendataan, pengawasan, serta kebijakan keringanan pajak bagi masyarakat.

Kepala Bapenda Pekanbaru, T Denny Muharpan, mengatakan kebijakan keringanan pajak turut mendorong minat masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami terus berupaya untuk menggali potensi pendapatan yang ada. Apalagi dengan adanya kebijakan keringanan yang diberikan bapak wali kota, membantu meningkatkan animo masyarakat dalam bayar pajak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10).

Sejumlah sektor pajak mencatatkan pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pajak reklame, misalnya, meningkat 37,5 persen dari Rp32,4 miliar pada 2025 menjadi Rp44,6 miliar hingga 23 Oktober 2026.

Penerimaan dari pajak air tanah juga tumbuh signifikan. Realisasinya mencapai Rp23,7 miliar, naik dari Rp9,5 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, penerimaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) untuk makanan dan minuman tumbuh 17,8 persen. Hingga 23 Oktober 2026, realisasinya telah melampaui Rp400 miliar, dibandingkan Rp339 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga mencatatkan peningkatan dengan realisasi mencapai Rp162,6 miliar. Bapenda menilai penerimaan dari sejumlah sektor tersebut masih dapat dioptimalkan hingga akhir tahun.

"Untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah, Bapenda terus melakukan berbagai upaya, termasuk mendorong kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan," imbuh Denny.

Upaya optimalisasi dilakukan melalui pendataan dan pengawasan terhadap potensi pajak, serta pemberian kemudahan dan keringanan kepada wajib pajak melalui kebijakan pemerintah kota.

Selain itu, Bapenda Pekanbaru telah menyediakan layanan pembayaran pajak secara daring. Masyarakat dapat melakukan pembayaran melalui perbankan dan platform perdagangan elektronik (e-commerce).

"Kemudian juga, untuk seluruh proses pelayanan dan pembayaran pajak sudah online melalui bank dan E-commerce," pungkas dia.

(rir) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait