Nasional

Bill Gates: AI Picu Pergolakan Sosial Ekonomi Selama 20 Tahun, Ganggu Lapangan Kerja dan Kehidupan

JAKARTA -- Pendiri Microsoft, Bill Gates memperingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) dapat memicu pergolakan ekonomi dan sosial selama dua dekade. Kecanggihan AI akan mengganggu lapangan kerja dan kehidupan sehari-hari,...

24 Oktober 2026, pukul 08:28 WIB · dibaca 1 kali

JAKARTA -- Pendiri Microsoft, Bill Gates memperingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) dapat memicu pergolakan ekonomi dan sosial selama dua dekade. Kecanggihan AI akan mengganggu lapangan kerja dan kehidupan sehari-hari, bahkan jika teknologi tersebut dikelola dengan baik.

Dalam sebuah wawancara dengan siniar Decoder yang dirilis pada Kamis, Bill Gates  menyatakan bahwa transisi menuju ekonomi berbasis AI akan menciptakan pihak yang diuntungkan maupun dirugikan.

Baca Juga

Hal ini berpotensi mengubah lanskap ketenagakerjaan dan memunculkan pertanyaan mengenai peran manusia dalam masyarakat.

"Kekhawatiran terbesar saya adalah periode transisi selama 20 tahun ini, di mana akan ada pihak yang menang dan kalah, serta banyak disrupsi yang terjadi," ujar Gates, 70 tahun dilansir Anadolu. 

Ia menambahkan bahwa masyarakat harus mampu melewati pergolakan tersebut sebelum akhirnya mungkin memasuki era kelimpahan.

Ia menjelaskan bahwa jangka waktu tersebut hanyalah sebuah estimasi, bukan prediksi pasti. Transisi ini bisa berlangsung lebih singkat atau lebih lama, tergantung pada kemajuan teknologi serta keputusan terkait apakah pengembangan teknologi tersebut perlu diperlambat.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait