REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bagaimana jika pada hari kiamat, sebelum proses hisab dimulai, muncul seekor binatang berleher panjang yang bertugas membawa sejumlah manusia ke neraka Jahanam?
Kisah tersebut dinukil oleh Imam Nashr bin Muhammad as-Samarqandi dalam kitab Tanbiihul Ghaafilin, yang juga memuat gambaran tentang orang-orang yang masuk surga tanpa hisab.
Baca Juga- Mengapa Sikap Negara-Negara Balkan yang Muslim terhadap Israel Berbeda?
- Nikmat Kedua Kaki, Apa Rahasianya dalam Alquran dan Hadis? Ini Jawaban Studi Ilmiah
- Pernahkah Anda Renungkan Akhir Ayat Alquran Ditutup dengan Irama yang Sama? Ini Rahasianya
Imam Nashr bin Muhammad As-Samarqandi bernama lengkap Abul Laits Nashr bin Muhammad bin Ibrahim as-Samarqandi al-Hanafi.
Ulama yang lahir pada tahun 4 Hijriyah ini menyampaikan sebuah hadits yang berkisah tentang orang-orang masuk neraka tanpa proses hisab.
Orang-orang yang masuk neraka sebelum proses hisab tersebut dijemput oleh binatang berleher panjang.
Syekh Nashr Samarqandi menulis hadits dalam Kitab Tanbiihul Ghaafilin.
Dalam hadits itu diceritakan, setelah orang-orang itu (golongan orang yang) masuk surga tanpa hisab. Kemudian, muncullah dari neraka jahanam seekor binatang lang lehernya panjang, matanya berkilat, fasih berbicara.
Selanjutnya, binatang itu melompat ke arah manusia sambil berkata, "Aku diperintah untuk mengambil orang-orang yang sombong dan buruk akhlaknya." Maka kemudian binatang itu mematuk sekelompok manusia seperti seekor binatang mematuk biji-bijian. Manusia yang dipatuk binatang itu dilempar ke neraka.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika