JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mendorong brand lokal memperkuat pasar domestik sekaligus memperluas jangkauan ke pasar internasional. Upaya tersebut dilakukan melalui BSI International Expo 2026 yang mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen dan mitra bisnis.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, produk lokal perlu mendapatkan dukungan pasar dalam negeri agar pelaku usaha memiliki skala bisnis yang memadai untuk bersaing secara global.
Baca Juga- UPH Masuk Lima Besar PTS Indonesia dalam THE WUR 2027
- Jadwal French Open 2026 Hari Ini: Empat Wakil Indonesia Berjuang Rebut Tiket Final
- Ibu Perlu Didengar, Bukan Dituntut Selalu Kuat
“Kalau kita tidak mendorong mereka, kita tidak pakai dan tidak mencobanya, maka mereka nggak akan punya skala yang cukup,” kata Anggoro kepada wartawan usai pembukaan BSI International Expo 2026 di Jakarta, Jumat (23/10/2026) malam.
Menurut Anggoro, kualitas produk lokal semakin baik sehingga masyarakat perlu memberi kesempatan kepada produk dalam negeri untuk menjadi pilihan konsumen. Peningkatan permintaan akan membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperbesar skala bisnisnya.
“Tugas kita cuma satu, kita pilih produknya, kita pakai, kita promosikan, dan sama-sama memberi jalan mereka untuk menjadi besar,” ujarnya.
Anggoro mengatakan, ketika usaha berkembang, pelaku usaha membutuhkan kapasitas yang lebih besar, pembiayaan, serta transaksi yang lebih sederhana melalui digitalisasi. BSI berupaya mendukung kebutuhan tersebut sekaligus memfasilitasi pelaku usaha yang ingin menjangkau pasar internasional.
“Jadi kita akan fasilitasi juga untuk go global, karena kita punya cabang di Dubai dan sebentar lagi ada di Jeddah,” ujarnya.
Pengunjung berbelanja di salah satu tenan saat acara BSI International Expo 2026 di JICC, Jakarta, Jumat (23/10/2026). BSI kembali menggelar acara BSI International Expo dengan menghadirkan 426 tenant UMKM dari 17 lintas sektor usaha dari tanggal 23 - 25 Oktober mendatang. Ajang ini menjadi wujud komitmen BSI dalam memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing UMKM, mendorong transaksi, serta menggerakkan pertumbuhan ekonomi lokal menuju pasar global. - (Republika/Thoudy Badai)
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika