REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri melakukan layanan jemput bola di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 18-22 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menyasar penduduk rentan di sejumlah lokasi, mulai dari Sekolah Luar Biasa (SLB), kelurahan, hingga fasilitas kesehatan.
Wakil Ketua Tim Identitas Penduduk Direktorat Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Sesario Fernandes menjelaskan, pelayanan jemput bola menjadi bagian penting dalam menghadirkan layanan yang lebih dekat, mudah, dan inklusif. Kegiatan itu melibatkan Dinas Dukcapil Provinsi Sulteng dan Dinas Dukcapil Kota Palu.
Baca Juga- Dukung Inklusivitas 300 Anak Disabilitas Terima Layanan Kesehatan Gigi Gratis
- Festival Layanan AHU Berdampak akan Sapa Masyarakat di Bandung
- Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa, Dirjen Dukcapil Terjunkan Tim ke Ngada
"Pelayanan jemput bola ini kami lakukan untuk memastikan penduduk rentan tetap mendapatkan hak atas dokumen kependudukan, meskipun mereka memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor Dukcapil," ujar Sesario dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).
Menurut dia, pendekatan pelayanan langsung ke masyarakat juga sejalan dengan semangat rebranding Dukcapil yang tidak hanya menekankan pada penerbitan dokumen, tetapi juga membangun pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan warga. Selama tiga hari pelayanan di lapangan, petugas menerbitkan 726 dokumen administrasi kependudukan (adminduk).
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika