REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan beasiswa pendidikan bagi 2.500 santri dan bantuan perbaikan sarana dan prasarana bagi 700 pesantren di Indonesia dengan total nilai Rp 27,5 miliar pada peringatan Hari Santri Nasional 2026.
Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Baznas RI, Idy Muzayyad mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Baznas dalam mendukung pendidikan santri, terutama dari kalangan mustahik, sekaligus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pesantren.
Baca Juga- Antrean BBM Bali Mulai Normal, Sosiolog Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Ketenangan Warga
- Korban Keracunan MBG Cirebon Nyaris 400 Orang, KBM Belum Normal
- Hari Santri, Jangan Ada Kompromi terhadap Perundungan dan Perilaku Menyimpang di Pesantren
“Pada Hari Santri ini, sebagai wujud perhatian Baznas RI kepada pendidikan santri, Baznas memberikan beasiswa kepada 2.500 santri di seluruh Indonesia dengan nilai Rp 10 miliar. Baznas RI juga telah memberikan bantuan kepada 700 pesantren di seluruh Indonesia untuk renovasi melalui program Pesantren Nyaman Belajar, dengan nilai Rp17,5 miliar,” ujar Idy dalam amanatnya selaku pemimpin upacara peringatan Hari Santri di Sekolah Cendekia Baznas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026).
Idy menambahkan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk pemanfaatan zakat yang dititipkan para muzaki untuk membantu mustahik. Ia berharap dukungan terhadap pendidikan santri dan perbaikan fasilitas pesantren dapat membantu mencetak generasi yang unggul dan Qurani.
Upaya tersebut juga sejalan dengan tema Hari Santri Nasional 2026, yakni “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Ikuti Whatsapp Channel Republika