REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Pangeran Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dilaporkan menolak desakan Israel agar menerima bantuan militer melawan kelompok militan Yaman, Houthi. Seperti dilaporkan Haaretz pada Senin (12/10/2026) dilansir Anadolu, MBS tidak tertarik dengan bantuan militer Israel, khawatir kerja sama militer dengan Israel akan memicu reaksi negatif rakyat Saudi.
Sumber lain kepada Haaretz mengatakan, Israel berharap bantuan militer melawan Houthi akan memperkuat hubungan bilateral dengan Arab Saudi dan meretas jalan menuju normalisasi diplomatik. Belum ada konfirmasi dari otoritas Saudi atas laporan Haaretz.
Baca Juga- Jamaah Umrah Korban Serangan Houthi Wafat Saat Berihram, Apakah Perlu Dikafani?
- Konflik Saudi-Houthi Memanas, Pengamat: Indonesia Sebaiknya Tunda Mengirim Jamaah Umrah
- Mengenal Houthi: Latar Belakang, Hubungan dengan Iran, dan Kekuatan Militer
Laporan upaya Israel membantu Saudi muncul di tengah eskalasi serangan Houthi yang terus meningkat, termasuk serangan terhadap beberapa bandara yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
Pada Sabtu lalu, serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh menewaskan 13 orang dan melukai 300 lainnya. Serangan lain pada Ahad juga menewaskan satu warga sipil dan melukai 11 lainnya, menurut Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Anadolu