REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Vokalis Metallica, James Hetfield, mengkritik musisi yang menjadikan panggung konser sebagai sarana menyampaikan pesan atau agenda politik. Menurut dia, konser seharusnya menjadi ruang bagi penggemar untuk menikmati musik dan sejenak melupakan persoalan di luar kehidupan mereka.
Pernyataan Hetfield disampaikan saat Metallica menggelar konser di Sphere, Las Vegas, Amerika Serikat, pada Sabtu malam. Di hadapan penonton, musisi berusia 63 tahun itu menyampaikan apresiasi kepada penggemar yang telah menempuh perjalanan jauh untuk menyaksikan penampilan band heavy metal tersebut.
Baca Juga- Dua Film Palestina Siap Bersaing di Festival Film Doha 2026
- ‘Voice for Palestine’, Merawat Harapan untuk Palestina Lewat Nada dan Puisi
- 3 Tahun Berlalu Palestina Belum BaikBaik Saja
"Kecuali kalian tinggal di Vegas, berarti kalian telah menempuh perjalanan jauh untuk menghabiskan waktu bersama Metallica. Kami berterima kasih atas perjalanan, uang yang kalian keluarkan, dan waktu yang kalian luangkan. Terima kasih sudah datang untuk merayakan bersama kami," ujar Hetfield dalam video yang dibagikan di YouTube, dikutip dari Fox News, Selasa (13/10/2026).
Namun, dia kemudian menyindir sejumlah penghibur yang menggunakan panggung untuk memengaruhi pandangan politik penonton. "Saya hanya ingin mengatakan, Metallica tidak berada di sini, seperti sejumlah penghibur lainnya, untuk memengaruhi kalian dengan omong kosong mereka," kata Hetfield.
Dia menegaskan, Metallica ingin menghadirkan pengalaman yang membuat penggemar sejenak melupakan berbagai persoalan di luar konser. "Kami di sini untuk melupakan semua hal di luar sana. Agenda Metallica adalah cinta, energi, dan musik heavy metal!" ujarnya.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika