Nasional

Jangkau Warga yang Belum Tersentuh Bantuan, Dompet Dhuafa Turun ke Dusun Bawang Merah

REPUBLIKA.CO.ID, MANGGARAI - Dompet Dhuafa terus melanjutkan respons kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan logistik kepada para penyintas yang terdampak. Hingga Rabu, (26/8/2026), Dompet Dhuafa, melalui Disaster Management Center (DMC), telah menyalurkan...

27 Agustus 2026, pukul 07:22 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, MANGGARAI - Dompet Dhuafa terus melanjutkan respons kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan logistik kepada para penyintas yang terdampak. Hingga Rabu, (26/8/2026), Dompet Dhuafa, melalui Disaster Management Center (DMC), telah menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako di Dusun Bawang Merah, Desa Satar Punda Barat, Kecamatan Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.

Proses pendistribusian paket logistik dilakukan dengan memusatkan penyaluran bantuan di satu titik. Melalui titik distribusi tersebut, bantuan turut menjangkau warga di wilayah Jongkoe dan Batu Hedok, Dusun Bawang Merah, Kecamatan Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.

Menurut Barqu Sudjai, Tim Respons DMC Dompet Dhuafa, kedua wilayah itu menjadi perhatian khusus. Hingga bantuan disalurkan, masyarakat di sana dilaporkan belum banyak tersentuh bantuan kemanusiaan pascagempa. Penyebabnya, lokasi tersebut berada di wilayah perbukitan yang sulit dijangkau.

“Ini daerah yang belum tersentuh bantuan, mengingat lokasinya berada di perbukitan dengan jalan menanjak dan terpencil. Makanya, kami distribusikan logistik ke sini. Dusun Bawang Merah juga sebelumnya menjadi lokasi evakuasi warga yang dirujuk ke rumah sakit lebih besar menggunakan helikopter,” kata Barqu.

Kurang lebih 100 warga tercatat sebagai penerima manfaat bantuan ini. Selain distribusi bantuan logistik, Dompet Dhuafa, melalui Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC), turut menghadirkan layanan kesehatan di Dusun Bawang Merah. Hingga hari keenam, gempa susulan masih terus terjadi di wilayah tersebut.

Kondisi tersebut kembali memicu trauma di tengah para pengungsi. Sejumlah warga dilaporkan mengalami syok dan histeris ketika merasakan guncangan susulan, sehingga membutuhkan penanganan dan pendampingan dari tim kesehatan di lokasi.

Tim LKC menyambangi lokasi pengungsian untuk memantau kondisi kesehatan para penyintas, sekaligus memberikan penanganan medis.

Dompet Dhuafa memberikan bantuan untuk warga di wilayah Jongkoe dan Batu Hedok, Dusun Bawang Merah, Kecamatan Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. - (Dompet Dhuafa)

Berdasarkan data yang dihimpun hingga 26 Agustus 2026, jumlah pengungsi tercatat mencapai 179.037 jiwa, dengan 1.678 penyintas mengalami luka-luka dan 105 jiwa meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 81.436 rumah mengalami kerusakan, disusul 1.378 sekolah dan 216 fasilitas kesehatan. Bencana juga berdampak pada empat pasar serta menyebabkan 498 kantor mengalami kerusakan.

Di tengah kondisi tersebut, Dompet Dhuafa terus menyalurkan bantuan dan layanan bagi masyarakat terdampak. Hingga saat ini, layanan telah menjangkau 10.207 jiwa, meliputi bantuan logistik dan pangan bagi 1.549 jiwa, layanan kesehatan untuk 1.463 jiwa, serta operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dan evakuasi bagi 153 jiwa. Selain itu, bantuan kebutuhan balita telah diberikan kepada 50 jiwa, layanan pendidikan menjangkau 345 jiwa, dan layanan psikososial diberikan kepada 507 jiwa.

Lihat di situs asli

Berita terkait