REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA — Extrajoss dan Persebaya Surabaya melanjutkan kolaborasi yang telah berjalan sejak 2020. Memasuki tahun keenam kerja sama, kedua pihak mengusung kampanye “Laki Wani, Extra Laen” untuk menyambut perjalanan Persebaya menuju usia satu abad pada 2027.
Kolaborasi tersebut kembali ditegaskan setelah Persebaya meraih trofi Piala Presiden 2026. Bagi kedua pihak, pencapaian itu menjadi momentum untuk meningkatkan target sekaligus menghadapi tantangan baru pada musim berikutnya.
Head of Energy and Sports Nutrition KALBE Consumer Health, Febrian Adiputra, mengatakan enam tahun kebersamaan telah membangun ikatan yang kuat antara Extrajoss dan Persebaya.
“Enam tahun bersama berarti kami sudah melewati banyak pertandingan, tantangan, perubahan, dan pencapaian bersama Persebaya. Dari perjalanan itu kami melihat ada karakter yang sangat kuat dan saling bertemu: keberanian. Persebaya punya WANI!, sementara Extrajoss membawa Laki Berani Extra Laen. Dari situlah lahir semangat Laki Wani, Extra Laen,” ujar Febrian belum lama ini.
Menurut Febrian, keberhasilan Persebaya menjuarai Piala Presiden 2026 bukan menjadi akhir perjalanan. Sebaliknya, gelar tersebut membuat ekspektasi terhadap klub semakin tinggi.
“Trofi tentu harus dirayakan. Tetapi setelah menjadi juara, ekspektasi naik dan tantangan semakin besar. Karena itu kami ingin terus memberikan energi bagi Persebaya, bukan hanya untuk menjaga apa yang sudah dicapai, tetapi untuk berani mengejar pencapaian berikutnya,” katanya.
Persebaya kini bersiap menyambut tonggak sejarah 100 tahun pada 2027. Klub yang berdiri pada 18 Juni 1927 itu telah menjadi bagian dari identitas Kota Surabaya dan memiliki basis pendukung besar yang dikenal sebagai Bonek dan Bonita.
Di sisi lain, Extrajoss juga memiliki sejarah yang berakar di Surabaya. Produk minuman energi dari KALBE Consumer Health itu pertama kali diluncurkan di Surabaya pada 14 Agustus 1994.
Kesamaan akar tersebut menjadi salah satu dasar kampanye “Laki Wani, Extra Laen”. Persebaya membawa identitas “WANI!” yang merepresentasikan keberanian, sementara Extrajoss mengusung semangat “Laki Berani Extra Laen” untuk menghadapi tantangan dan tampil berbeda.
Direktur Operasional Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, mengatakan kerja sama jangka panjang dengan Extrajoss telah membangun hubungan dan kepercayaan melalui berbagai fase perjalanan klub.
“Partnership jangka panjang memiliki arti tersendiri karena dibangun melalui berbagai fase, baik tantangan maupun pencapaian. Kami mengapresiasi Extrajoss yang telah menjadi bagian dari perjalanan Persebaya sejak 2020,” ujar Candra.
Candra menyebut keberhasilan di Piala Presiden 2026 menjadi tambahan energi bagi Persebaya untuk menatap target berikutnya.
“Menjadi juara tentu membanggakan, tetapi dalam sepakbola selalu ada pertandingan berikutnya dan standar yang harus ditingkatkan. Menjelang 100 tahun Persebaya, kami ingin membawa klub ini melangkah semakin jauh tanpa meninggalkan identitas, sejarah, dan kedekatan dengan para pendukung,” katanya.
Ia berharap kolaborasi dengan Extrajoss terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi tim, Bonek, Bonita, serta masyarakat Surabaya.
Kampanye “Laki Wani, Extra Laen” tidak hanya diarahkan untuk mendukung aktivitas tim di lapangan. Extrajoss juga menyiapkan sejumlah kegiatan yang melibatkan Bonek, Bonita, dan masyarakat Surabaya.
Aktivitas tersebut mencakup nonton bareng (nobar), e-football, hingga acara hiburan setelah pertandingan. Kegiatan itu diharapkan dapat mempertemukan unsur sepakbola, hiburan, dan komunitas.
Febrian mengatakan perjalanan enam tahun bersama Persebaya menjadi modal untuk menghadapi fase berikutnya.
“Kalau enam tahun terakhir telah memberikan begitu banyak cerita, sekarang waktunya melihat ke depan. Ada pertandingan baru, target yang lebih tinggi, dan momentum satu abad Persebaya yang semakin dekat,” ujarnya.
“Dalam sepakbola, kita tidak bisa hidup hanya dari kemenangan kemarin. Kita harus kembali berlatih, kembali bertanding, dan kembali membuktikan diri. Itulah energi yang ingin kami terus bawa bersama Persebaya,” kata Febrian.
Ia menambahkan, semangat keberanian menjadi titik temu antara Persebaya dan Extrajoss.
“Persebaya punya keberanian untuk selalu melangkah ke depan. Extrajoss juga membawa semangat keberanian yang sama. Ketika keduanya bertemu, energinya menjadi Laki Wani, Extra Laen,” tuturnya.
Ikuti Whatsapp Channel Republika