JAKARTA -- Aktris Hollywood Jenna Ortega mengungkap perjalanan panjangnya menghadapi gangguan obsesif-kompulsif (OCD). Pemain serial "Wednesday" tersebut mengaku mengalami gejala OCD sejak usia 7 tahun dan kondisi tersebut masih memengaruhi kehidupannya hingga kini.
Dalam wawancara terbaru dengan Vogue, Ortega mengenang bagaimana pikirannya terasa dipenuhi banyak hal sejak kecil. Saat kecil, Ortega mengaku terbiasa bangun lebih awal daripada saudara-saudaranya untuk menjalani rutinitas tertentu sebelum berangkat sekolah.
Baca Juga- Kala Rencana Nikah Dihantam Realitas: Tantangan Amanda Rawles di Film Cerita Seperjalanan
- James McAvoy Akui Pernah Di-bully Sesama Aktor Saat Baru Terjun Main Film
- Anne Hathaway akan Hiatus Setelah Main Lima Film pada 2026
"Saya harus membuka seprai dengan cara tertentu, membuka laci dengan cara tertentu, dan menyisir rambut dengan gerakan yang lambat," kata Ortega dilansir laman People, Jumat (23/10/2026).
Ortega mengungkapkan gejala OCD masih muncul dalam kesehariannya, terutama ketika ia merasa cemas, lelah, atau mengalami jet lag. Aktris berusia 24 tahun itu bahkan memiliki kebiasaan yang sulit dilepaskan, mulai dari mengulang kata "take care" sepanjang hari hingga masuk lokasi syuting dengan kaki kiri terlebih dahulu.
"Saya juga kasih sering menahan napas sambil berhitung sampai angka 71," kata Ortega.
Untuk mengatasi kondisinya, Ortega terkadang menjalani terapi dan pernah mencoba pengobatan dengan obat-obatan. Namun, salah satu cara yang membantunya mengurangi tekanan akibat OCD adalah dengan membayangkan kondisi tersebut sebagai sebuah permainan.
Selain itu, Ortega mengaku pekerjaannya sebagai aktris turut membantunya menghadapi OCD. la mengatakan, saat kamera mulai merekam, dirinya harus fokus dan mengatur napas. "Aku harus mengatur napas. Itu juga alasan lain mengapa saya menyukai pekerjaan saya," kata dia.
Pada 2025, Ortega juga pernah mengungkapkan bahwa OCD yang dialaminya cukup intens. la bahkan menjalani rutinitas yang sama selama tujuh tahun, termasuk menghitung sampai angka tertentu saat mandi dan mengenakan pakaian dengan urutan khusus.
Suasana hati Ortega juga bisa terganggu ketika rutinitas tersebut tidak berjalan sesuai kebiasaannya, seperti saat mengenakan kaus kaki pada kaki yang salah. "Mungkin itu terdengar sepele bagi orang lain, tapi bagi saya, ketika saya memakai kaus kaki pada kaki yang salah, itu membuat pikiran saya jadi sangat buruk," kata dia.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika