Nasional

Keluarga yang Diinginkan Alquran: Jangan Lupakan Peran Vital Saudara Laki-laki dan Perempuan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Ada satu peran yang sering dilupakan banyak orang, yaitu peran saudara laki-laki dan saudara perempuan. Saudara laki-laki yang dikehendaki Alquran adalah saudara yang hadir dalam kesulitan dan saling...

26 Oktober 2026, pukul 06:18 WIB · dibaca 1 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Ada satu peran yang sering dilupakan banyak orang, yaitu peran saudara laki-laki dan saudara perempuan.

Saudara laki-laki yang dikehendaki Alquran adalah saudara yang hadir dalam kesulitan dan saling menguatkan. Ia tidak merasa nikmat yang diterimanya sempurna kecuali ketika turut membagikannya kepada saudaranya.

Baca Juga

Ia menguatkan saudaranya dan menginginkan kebaikan serta kedudukan yang tinggi baginya, sebagaimana ia menginginkannya untuk dirinya sendiri.

Renungkanlah salah satu ikatan persaudaraan paling agung yang tercatat dalam sejarah. Ketika Allah menganugerahkan kenabian dan risalah kepada Nabi Musa AS di lembah suci, apa yang menjadi perhatian utamanya?

Ia tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga memikirkan saudaranya, Nabi Harun AS. Dalam doa yang memancarkan kasih sayang dan ketulusan persaudaraan, Nabi Musa berkata:

وَاجْعَل لِّي وَزِيرًا مِّنْ أَهْلِي ۝ هَارُونَ أَخِي ۝ اشْدُدْ بِهِ أَزْرِي ۝ وَأَشْرِكْهُ فِي أَمْرِي.

Artinya, “Jadikanlah untukku seorang penolong dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku. Teguhkanlah kekuatanku dengannya dan jadikanlah dia sekutu dalam urusanku.” (QS Taha [20]: 29–32).

Ada pelajaran mendalam dalam kisah ini. Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Tidak ada seorang pun yang memberikan jasa lebih besar kepada saudaranya daripada jasa Musa kepada Harun, sebab Musa memohonkan syafaat untuknya hingga Allah menjadikannya seorang nabi dan rasul.”

Nabi Musa tidak merasa iri terhadap saudaranya, Harun, karena kefasihan lisannya. Sebaliknya, beliau mengakui kelebihan itu di hadapan Allah dan berkata:

وَأَخِي هَارُونُ هُوَ أَفْصَحُ مِنِّي لِسَانًا فَأَرْسِلْهُ مَعِيَ رِدْءًا يُصَدِّقُنِي

Artinya, “Saudaraku, Harun, lebih fasih lidahnya daripada aku. Maka, utuslah dia bersamaku sebagai pembantu yang membenarkanku.” (QS Al-Qasas [28]: 34).

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait