REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan tujuan guru ikut mencicipi Makan Bergizi Gratis (MBG) selain untuk memastikan keamanan juga sebagai sarana edukasi kepada para siswa. Sudaryono atau yang akrab dipanggil Mas Dar menjelaskan, guru ikut mencicipi MBG bukan sebagai tugas tambahan yang membebani, melainkan juga untuk mengajarkan pendidikan karakter kepada siswa.
"Bukan yang mencicipi itu guru saja, melainkan dari barang (MBG) yang sudah matang, itu sudah dicicipi mulai dari pengawas gizi mencicip, asisten lapangan (aslap) mencicip. PIC (penanggung jawab) sekolah juga mendapatkan insentif untuk mencicip, baru kemudian dibagikan omprengnya ke semua siswa, termasuk guru mendapatkan makanan, tujuannya edukasi. Cuci tangan, berdoa, antre, jadi ada pendidikan karakter," katanya dalam kanal resmi Sudaryono yang dikutip dari Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Baca Juga- Serapan Telur MBG Terkendala Distribusi, Amran Dorong Pengiriman Kolektif
- BGN: Banyak Kasus Keracunan MBG Terjadi karena SOP tak Dijalankan
- Sekolah Libur Akibat Karhutla, BGN Atur Penyaluran MBG
Ia menegaskan, guru mendapatkan menu MBG sebagai fungsi pendidikan gizi yang tidak hanya bermanfaat bagi peningkatan kualitas gizi, tetapi juga sarana pembangunan karakter untuk sumber daya manusia Indonesia yang lebih berkualitas.
"Jadi, guru itu bisa menjelaskan protein manfaatnya apa, karbohidrat apa, mengapa ada sayur, dan lain sebagainya," ujar dia.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara