Nasional

Kredit Korporasi dan UMKM Tumbuh, Bank Mandiri Komitmen Dukung Usaha Produktif

JAKARTA -- Bank Mandiri berkomitmen memperluas jangkauan pembiayaan melalui fasilitasi kebutuhan perusahaan dengan pelaku usaha dan individu dalam ekosistem bisnis. Direktur Operations Bank Mandiri Timothy Utama mengatakan kredit korporasi...

23 Oktober 2026, pukul 12:23 WIB · dibaca 0 kali

JAKARTA -- Bank Mandiri berkomitmen memperluas jangkauan pembiayaan melalui fasilitasi kebutuhan perusahaan dengan pelaku usaha dan individu dalam ekosistem bisnis. Direktur Operations Bank Mandiri Timothy Utama mengatakan kredit korporasi mencapai Rp700 triliun per September 2026, tumbuh 22 persen YoY melalui pendekatan tersebut.

"Layanan yang saling terhubung mendukung kebutuhan transaksi dan pembiayaan nasabah dalam ekosistem tersebut," ujar Timothy dalam Paparan Publik Kinerja Bank Mandiri Kuartal III 2026 di Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga

Sejalan dengan itu, ucap Timothy, kredit ekosistem turunan yang mencakup segmen SME, mikro, dan konsumer mencapai Rp174 triliun per September 2026, tumbuh sembilan persen YoY. Pada usaha mikro, sambung Timothy, kredit nonsubsidi Bank Mandiri mencapai Rp31,2 triliun per September 2026, tumbuh 12,9 persen YoY.

"Pembiayaan ini telah menjangkau 37 provinsi, memperluas dukungan bagi usaha produktif dan kegiatan ekonomi masyarakat," ucap Timothy.

Timothy menyampaikan dukungan pembiayaan bagi UMKM, mikro, dan individu tersebut juga menjangkau berbagai daerah. Secara bank only, lanjut Timothy, pertumbuhan kredit di Bali dan Nusa Tenggara mencapai 10,3 persen YoY, di Jawa dan DIY 5,97 persen, serta di Sumatera 5,09 persen per September 2026.

"Kami menghubungkan layanan bagi perusahaan, pelaku UMKM, dan nasabah individu agar kebutuhan transaksi serta pembiayaan mereka dapat terlayani dengan lebih baik," sambung Timothy.

Dengan dukungan operasional yang andal, Timothy optimistis, pendekatan ini membuka akses bagi usaha untuk berkembang dan memperluas kegiatan ekonomi di daerah. Selain memperluas akses pembiayaan, Bank Mandiri terus meningkatkan kualitas layanan agar nasabah memperoleh pengalaman perbankan terbaik di setiap interaksi.

"Upaya ini dijalankan melalui program transformasi layanan (Service Transformation) yang menyempurnakan proses secara menyeluruh, mulai dari kantor cabang, contact center, hingga kanal digital, seiring dengan kebutuhan dan ekspektasi masyarakat yang terus berkembang," lanjut Timothy.

Hingga September 2026, ucap Timothy, transformasi tersebut mulai membuahkan hasil, tecermin dari membaiknya sejumlah indikator kualitas layanan dibandingkan Juli 2025. Timothy menyampaikanjumlah keluhan nasabah turun 74 persen, sementara waktu tunggu antrean di kantor cabang menjadi lebih singkat.

"Nasabah kini juga dapat terhubung dengan contact center jauh lebih cepat tanpa dikenai biaya. Di sisi pembiayaan, hampir seluruh proses penilaian agunan kini dapat diselesaikan dalam dua hari kerja," sambung Timothy.

Timothy menyampaikan pengalaman nasabah tidak hanya ditentukan oleh kemudahan mengakses produk dan layanan, tetapi juga oleh pengalaman yang dirasakan nasabah di setiap interaksi. Timothy mengatakan Bank Mandiri berkomitmen menghadirkan Livin’ Call, layanan contact center yang dapat diakses langsung melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.

Melalui Livin’ Call, ucap Timothy, nasabah kini dapat terhubung dengan petugas lebih cepat hanya dalam hitungan detik, dan lebih hemat karena tidak memerlukan pulsa maupun biaya telepon. Timothy menyampaikan nasabah adalah pusat dari setiap langkah transformasi perusahaan.

"Kami ingin setiap nasabah merasakan layanan yang cepat, tepat, dan memberikan solusi yang nyata di setiap touchpoint," kata Timothy.

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait