Nasional

KSAL Rencana Bentuk Batalyon Sniper

KSAL Laksamana Muhammad Ali merencanakan penambahan alutsista dan Batalyon Sniper untuk tingkatkan kemampuan tempur TNI AL.

13 Oktober 2026, pukul 08:22 WIB · dibaca 2 kali

Nasional Hukum & Kriminal KSAL Rencana Bentuk Batalyon Sniper CNN Indonesia Selasa, 13 Okt 2026 15:22 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengatakan rencana penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan pembentukan Batalyon Sniper untuk meningkatkan kemampuan bertempur. (ANTARA FOTO/KUWADI DAN BUDI CANDRA) Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengatakan rencana penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan pembentukan Batalyon Sniper untuk meningkatkan kemampuan bertempur.

"Dibahas pula kebutuhan penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan rencana pembentukan Batalyon Sniper guna meningkatkan kemampuan tempur serta ketepatan pelaksanaan operasi," seperti dikutip melalui instagram resmi TNI AL, pada Selasa (13/10).

Lihat Juga :Anggota DPR Serukan Karhutla Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pembahasan tersebut, Ali berharap akan ada penambahan personel pasukan.

"Dan diharapkan juga akan ada penambahan satuan bantuan udara yang akan dimiliki Korps Marinir," tambahnya.

Rencana penambahan pasukan juga direncanakan meluas ke satuan Brigade Infanteri (Brigif) Marinir di sejumlah wilayah lainnya.

"Pembahasan juga mencakup rencana validasi organisasi melalui penambahan satuan Brigade Infanteri (Brigif) Marinir di sejumlah wilayah kepulauan Indonesia," katanya

Ali menjelaskan langkah-langkah ini direncanakan untuk mengoptimalkan pasukan dan pertahanan untuk menghadapi berbagai tantangan.

"Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat postur pertahanan, meningkatkan jangkauan operasi, serta mengoptimalkan kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di wilayah yurisdiksi nasional," ujarnya.

Lihat Juga :Warga-TNI Ribut Usai Pengibaran Bulan Bintang saat Maulid di Aceh

Tak hanya itu, Ali mengatakan prajurit yang berprestasi akan mendapat penghargaan berupa kenaikan pangkat atau kesempatan mengikuti pendidikan. Hal ini merupakan wujud pengakuan atas keberanian para prajurit.

"Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas keberanian, dedikasi, dan profesionalisme prajurit dalam melaksanakan tugas operasi demi menjaga stabilitas keamanan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambah Ali.

Ali telah memberikan apresiasi kepada prajurit Satgas Koops TNI Habema atas keberhasilan dalam operasi menumpas tiga orang anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Menurutnya, pemberian apresiasi ini atas arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat kesiapan operasional dan kemampuan tempur TNI AL.

(fra/knf) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait