REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menyambut baik program Minggu Kasih yang digagas Polri. Program ini dinilai sebagai bentuk sinergi strategis antara masyarakat dan kepolisian dalam menciptakan rasa aman serta ketertiban di lingkungan.
Pernyataan tersebut mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto ke kantor KWI di Jakarta, Selasa. Dalam pertemuan itu, Kapolri memaparkan program Minggu Kasih yang diharapkan dapat memperkuat kerja sama Polri dengan umat Katolik di seluruh Indonesia.
Sekretaris Eksekutif Komisi Kerasulan Awam KWI, Romo Hans Jeharut, mengatakan pihaknya menerima baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa Gereja Katolik Indonesia yang tersebar luas siap mendukung penuh program ini.
“KWI menyambut baik karena Gereja Indonesia juga tersebar di mana-mana dan bahkan informasi yang kami dapatkan pada Kapolda, dan Kapolres di daerah sudah melakukan giat silaturahmi dengan uskup dan para pastor di daerah,” kata Romo Hans ditemui usai kunjungan Kapolri.
Romo Hans memastikan program Minggu Kasih akan disambut baik di seluruh Keuskupan yang ada di Indonesia. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk bekerja sama menciptakan rasa aman, tertib, dan damai di tengah masyarakat. “Di Indonesia ada 38 Keuskupan yang tersebar di sejumlah daerah, termasuk Keuskupan TNI-Polri di dalamnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan fakta menarik bahwa terdapat dua anggota Polri yang menjabat sebagai Uskup Gereja Katolik. Keduanya masing-masing bertugas di Semarang dan di Mabes Polri.
Dalam kesempatan itu, KWI juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kapolri atas kunjungan dan kerja sama yang telah terjalin. Salah satu bentuk kolaborasi yang disoroti adalah pengamanan saat rencana kedatangan Paus Yohanes Paulus II ke Indonesia pada tahun 2025.
“Kapolri sangat besar perannya menjaga kamtibmas. Seperti yang disampaikan oleh Ketua KWI Mgr. Antonius Subianto Bunjamin terkait Komitmen Gereja Katolik Indonesia siap untuk terlibat dalam upaya untuk kesejahteraan bersama, termasuk kami bersama-sama dengan Polri,” kata Romo Hans.
Program Minggu Kasih sendiri merupakan wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat tanpa memandang latar belakang dan perbedaan. Melalui program ini, Polri hadir untuk mendengar aspirasi, mempererat silaturahmi, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa program ini mengedepankan nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pelayanan yang tulus. Hal ini sejalan dengan komitmen Polri dalam menjaga kerukunan serta membangun kepercayaan masyarakat demi Indonesia yang semakin damai dan harmonis.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : antara