Nasional

Langkah Cepat Bahlil Atasi Pemadaman Listrik di Batam

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengatakan akan melakukan koordinasi dengan PT PLN (Persero) terkait gangguan pemadaman listrik di Batam, Kepulauan Riau. “Nanti habis...

13 Oktober 2026, pukul 06:10 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengatakan akan melakukan koordinasi dengan PT PLN (Persero) terkait gangguan pemadaman listrik di Batam, Kepulauan Riau.

“Nanti habis ini saya rapat sama PLN,” ujar Bahlil ketika dijumpai di sela-sela acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HPPI) yang digelar di Jakarta, Senin.

Baca Juga

Bahlil yang juga merangkap sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku akan segera mengecek kondisi kelistrikan di Batam melalui koordinasinya bersama PLN. “Saya coba cek di PLN, ya. Nanti saya cek,” kata Bahlil.

Pemadaman listrik terjadi sekitar pukul 6.30 WIB, dengan kawasan yang terdampak meliputi Kecamatan Batam Kota, Bengkong, Sagulung, Sekupang, dan lainnya. Kemudian, sekitar pukul 12.00 WIB di Batam, gedung DPRD Batam dan Kantor Wali Kota Batam masih mengalami pemadaman kelistrikan dan menggunakan genset sebagai sumber energi alternatif.

PT PLN Batam, Kepulauan Riau (Kepri), pada sekitar pukul 13.00 WIB, menyampaikan berhasil memulihkan gangguan kelistrikan secara bertahap dengan memprioritaskan objek vital dan fasilitas pelayanan publik untuk memastikan kenyamanan masyarakat.

“Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, serta fasilitas strategis lainnya,” kata Manajer Komunikasi PLN Batam Yoga Perdana Sulastama saat dikonfirmasi di Batam, Senin.

Yoga juga mengatakan prioritas utama PLN Batam yakni melakukan pemulihan sistem terlebih dahulu. “Untuk penyebab gangguan kami belum tahu, untuk saat ini kami prioritaskan recovery sistem dulu, dan penormalan listrik seluruh jaringan, nanti akan kami update terus,” katanya.

sumber : Antara
Lihat di situs asli

Berita terkait