Nasional

Laporan Skandal Tokoh Pro-Israel Lindsey Graham Mencuat, Diduga Terlibat Praktik Gay, Sewa Pira Muda

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Tiga pria pekerja seks dalam sebuah film dokumenter baru menuding mendiang Senator Partai Republik Lindsey Graham membayar mereka untuk melakukan hubungan seksual. Salah satu dari mereka...

23 Oktober 2026, pukul 07:44 WIB · dibaca 1 kali

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Tiga pria pekerja seks dalam sebuah film dokumenter baru menuding mendiang Senator Partai Republik Lindsey Graham membayar mereka untuk melakukan hubungan seksual. Salah satu dari mereka mengaku berusia 17 tahun saat kejadian tersebut berlangsung.

Film dokumenter berjudul "The CLOSETocracy" yang diproduksi oleh Swamp Watch Studios dan Tystnaden Films serta dirilis oleh jaringan berhaluan kiri, The Young Turks menampilkan kesaksian dari sejumlah pria yang mengaku dibayar oleh Graham untuk melakukan hubungan seksual di Arizona dan Washington, D.C. Tuduhan-tuduhan ini belum diverifikasi secara independen.

Baca Juga

Salah satu pria, yang dalam dokumenter tersebut diidentifikasi sebagai Kelvin. Ia mengaku bertemu dengan Graham yang juga suporter Israel itu di sebuah properti di Arizona pada tahun 2001, saat ia berusia 17 tahun. Ia mengeklaim bahwa Graham membayarnya sebesar $120 untuk pertemuan tersebut.

"Nama saya Kelvin. Saya berhubungan seks dengan Lindsey Graham saat saya berusia 17 tahun," ujarnya dalam film dokumenter tersebut.

Newsweek telah menghubungi saudara perempuan Graham, Senator Partai Republik Darline Graham, untuk meminta tanggapan.

Kelvin menuturkan bahwa pertemuan itu terjadi di sebuah rumah milik Graham yang sedang dalam tahap pembangunan. Ia menggambarkan properti tersebut tampak seperti sengaja ditata, bahkan membandingkannya dengan lokasi syuting untuk konten pornografi yang 'sangat ekstrem'.

Menurut Kelvin, Graham berulang kali menanyakan usianya setelah mengamati wajahnya dengan lebih saksama.

"Kamu berusia 17 tahun, bukan?" kenang Kelvin menirukan pertanyaan Graham.

"Saya hanya ingin kamu memberi tahu berapa usiamu," ujar Graham saat itu, menurut penuturan Kelvin.

"Saya menjawab, 'Oke, saya berusia 18 tahun,'" kenang Kelvin.

"Saya merasa tidak berdaya untuk mendebatnya mengenai hal itu," tambahnya.

Kelvin menjelaskan bahwa pertemuan tersebut melibatkan aktivitas seksual. Setelah itu, Graham memintanya untuk berpakaian dan memberi tahu bahwa ia telah meletakkan uang sebesar $120 di dekat sebuah kaso (balok penyangga atap).

"Saat itu, dia tidak benar-benar ingin banyak bicara dengan saya." “Lalu saya pun keluar,” ujar Kelvin.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait