Nasional

Masyarakat Buru Produk Lokal di BSI International Expo 2026

JAKARTA — Beragam promo menjadi daya tarik pengunjung BSI International Expo 2026 untuk berburu produk lokal di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Mulai dari potongan harga pakaian,...

26 Oktober 2026, pukul 06:30 WIB · dibaca 1 kali

JAKARTA — Beragam promo menjadi daya tarik pengunjung BSI International Expo 2026 untuk berburu produk lokal di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Mulai dari potongan harga pakaian, penawaran buy one get one, hingga paket makanan hemat, berbagai penawaran tersebut dimanfaatkan pengunjung untuk berbelanja sesuai kebutuhan.

Salma (33 tahun), pengunjung asal Tangerang, misalnya, pulang membawa tiga potong pakaian dan kosmetik dari merek lokal Kiva, Mouza, dan Davelin. Dengan harga sekitar Rp 200 ribuan per potong, ia mengaku mendapatkan produk sesuai ekspektasi, baik dari segi bahan maupun desain.

Baca Juga

Menurut Salma, bahan menjadi pertimbangan utama sebelum memutuskan membeli pakaian. Setelah itu, ia mempertimbangkan desain dan harga, sedangkan penawaran promo yang tersedia di pameran turut memperkuat keputusannya untuk berbelanja.

“Iya, betul-betul,” ujar Salma kepada Republika, Sabtu (24/10/2026), ketika ditanya apakah promo menjadi salah satu alasan dirinya membeli produk tersebut. Hal itu ia sampaikan sembari menunjukkan barang belanjaan yang berhasil didapatkannya.

Bagi Salma, pameran yang menghadirkan banyak merek lokal dalam satu tempat memberikan keleluasaan untuk membandingkan produk sebelum membeli. Ia juga menilai promo menjadi salah satu cara efektif untuk menarik minat konsumen terhadap produk dalam negeri.

“Iya, buat menarik customer sih kalau misalnya promo-promo kayak gitu,” tuturnya. Ia berharap skema promo serupa terus dihadirkan pada pameran-pameran berikutnya.

Pengunjung berbelanja di salah satu tenan saat acara BSI International Expo 2026 di JICC, Jakarta. - (Republika/Thoudy Badai)

Pengalaman serupa dirasakan Nurul (47 tahun), pengunjung asal Jakarta Barat yang datang bersama suami dan anaknya. Ia tidak memiliki merek tertentu yang ingin diburu sejak awal, sehingga pilihan belanjanya lebih banyak ditentukan oleh kecocokan model dan harga.

Nurul mengaku lebih banyak membeli produk fesyen, terutama pakaian untuk anak perempuannya. Salah satu penawaran yang menarik perhatiannya adalah potongan harga Rp 15 ribu untuk pembelian satu barang dan Rp 30 ribu untuk pembelian dua barang.

Meski tidak secara khusus mengikuti perkembangan merek lokal, Nurul mengaku menemukan banyak produk yang sebelumnya belum dikenalnya. Pameran tersebut memberinya kesempatan untuk melihat langsung pilihan produk yang tersedia.

Namun, menurut dia, pelaku usaha lokal tetap perlu memperhatikan keseimbangan antara kualitas dan harga agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Hal ini penting agar konsumen tetap setia memilih produk dalam negeri.

“Bisa bilang produk lokal kita sudah bisa bersaing. Tapi ada juga kadang yang kualitasnya bagus, harganya juga mungkin agak lumayan mahal. Jadi kita, ya, itu lah, 50-50 lah,” kata Nurul.

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait