Nasional

Mengenal Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, Ini Daftar Pemimpin NU Sejak 1926

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang didirikan pada 1926. Sejak awal berdirinya, NU telah dipimpin oleh sejumlah ulama dan tokoh terkemuka...

27 Agustus 2026, pukul 11:12 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang didirikan pada 1926. Sejak awal berdirinya, NU telah dipimpin oleh sejumlah ulama dan tokoh terkemuka yang memiliki peran penting dalam menjaga serta mengembangkan jam’iyah.

Dalam struktur kepemimpinan NU, khususnya di tingkat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), terdapat dua unsur utama, yakni Syuriyah dan Tanfidziyah. Kedua lembaga ini memiliki fungsi dan kewenangan yang berbeda, tetapi saling melengkapi dalam menjalankan roda organisasi.

Baca Juga

Rais Aam merupakan pemimpin tertinggi dalam jajaran Syuriyah. Secara lengkap, jabatan tersebut disebut Rais Aam Syuriyah PBNU. Posisi ini memiliki peran penting dalam memberikan arah, pertimbangan, dan bimbingan keagamaan bagi organisasi. Syuriyah sendiri merupakan lembaga yang dihuni para ulama dan kiai, yang berperan menjaga nilai, tradisi, serta haluan keagamaan NU.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU memimpin jajaran Tanfidziyah sebagai unsur pelaksana organisasi. Tanfidziyah bertugas menjalankan kebijakan, program, administrasi, dan berbagai kegiatan organisasi dalam kehidupan sehari-hari.

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait