SEMARANG -- Tarikan tali busur, bidikan yang terarah, lalu anak panah melesat menuju sasaran. Di tengah suasana Gladen Alit Jemparingan di Semarang, Jawa Tengah, Ahad (25/10/2026), para peserta merawat tradisi panahan bergaya Mataram yang telah diwariskan lintas generasi. Setiap bidikan menjadi bagian dari upaya menjaga jemparingan agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.
Digelar untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda 2026, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal warisan budaya Indonesia. Jemparingan bukan sekadar olahraga untuk menguji ketepatan membidik, tetapi juga tradisi yang menyimpan nilai dan identitas budaya. Melalui kegiatan seperti ini, warisan panahan tradisional diharapkan terus dikenal dan diminati oleh generasi berikutnya.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara Foto