Nasional

Pemkab Bandung Barat Bangun Ekosistem Kerja Setara Lewat Job Fair Inklusif

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT - Bursa kerja atau job fair kembali menyapa warga di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Kamis (27/8/2026). Peserta memiliki kesempatan besar untuk...

27 Agustus 2026, pukul 13:50 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT - Bursa kerja atau job fair kembali menyapa warga di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Kamis (27/8/2026). Peserta memiliki kesempatan besar untuk bekerja di 20 perusahaan dalam negeri dan 10 perusahaan penempatan di luar negeri.

Job fair kali yang diinisiasi Pemkab Bandung Barat melalui Dinas Tenaga Kerja bersama PLN JBT UPP Cisokan dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat. Bursa kerja itu juga membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berkarir di perusahaan dalam dan luar negeri.

"Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam mendekatkan pelayanan ketenagakerjaan kepada masyarakat sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap kesempatan kerja yang legal, terverifikasi, aman, dan inklusif," kata Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.

Menurut Jeje, job fair ini menjadi salah satu strategi untuk mengikis angka pengangguran di Kabupaten Bandung Barat. Sebab, kehadiran puluhan perusahaan memberikan kesempatan kepada pencari kerja untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai jenis pekerjaan, persyaratan, kualifikasi, proses seleksi, lokasi penempatan, hingga tahapan rekrutmen. Untuk penempatan luar negeri, masyarakat juga memperoleh informasi mengenai prosedur penempatan melalui jalur resmi dan terlindungi.

"Job Fair ini diikuti oleh 20 perusahaan penempatan tenaga kerja dalam negeri dan 10 perusahaan penempatan tenaga kerja luar negeri/P3MI, yang secara langsung membuka informasi peluang kerja kepada masyarakat. Adapun pencari kerja yang menjadi sasaran kegiatan berada pada rentang usia 18 sampai dengan 35 tahun," kata Jeje.

Pemkab Bandung Barat juga memberikan perhatian khusus terhadap perluasan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, melalui informasi lowongan yang inklusif, konsultasi, pencocokan kompetensi, asesmen awal, serta fasilitasi kebutuhan akomodasi yang layak.

Jeje mengatakan, penyandang disabilitas membutuhkan kesempatan yang setara untuk menunjukkan kompetensinya. Pemkab mengajak perusahaan membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas sesuai kompetensi dan jenis pekerjaan yang tersedia.

"Hal tersebut sejalan dengan konsep kegiatan yang menempatkan pencari kerja penyandang disabilitas sebagai salah satu sasaran prioritas," ucap Jeje.

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait