REPUBLIKA.CO.ID, NABLUS -- Sejumlah pemukim Israel berupaya membakar sebuah masjid di Kota Beita, sebelah barat laut Nablus pada Selasa (1/9/2026) dini hari. Berbagai sumber setempat melaporkan para pemukim membakar sebuah ruangan dekat Masjid Nur al-Din Zanki setelah gagal mendobrak pintu masjid. Para penyerang juga mencoret-coret lokasi tersebut dengan slogan rasis.
Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mengecam keras serangan kriminal tersebut, dan menggambarkan aksi jahat yang menyasar masjid dan tempat ibadah itu sebagai eskalasi berbahaya dan sistematis untuk memprovokasi umat Islam sekaligus melanggar kesucian situs-situs keagamaan yang dilindungi hukum internasional.
Baca Juga- Kreator Gim Jepang Hideo Kojima Promosikan Film Palestina The Voice of Hind Rajab
- Olivia Rodrigo Kenakan Gaun Jenama Palestina di Panggung Amal
- Gereja Berang, Zionis Terus Usir Warga Kristen Palestina
Sementara itu, Syekh Nasser al-Salman, direktur jenderal Wakaf Nablus, mengatakan upaya pembakaran masjid dan grafiti rasis itu mencerminkan besarnya hasutan yang terus berlangsung terhadap situs-situs suci Palestina. Ia menegaskan bahwa masjid akan tetap hidup dengan kehadiran para jamaah dan pesan keimanan mereka.
Menurutnya, serangan-serangan keji tersebut tidak akan melemahkan ikatan rakyat Palestina dengan tanah air dan tempat-tempat suci mereka. Kementerian mendesak organisasi internasional dan organisasi hak asasi manusia (HAM) untuk menjalankan tanggung jawab mereka dalam melindungi tempat ibadah dan menghentikan serangan berulang para pemukim Zionis ini terhadap desa dan kota di Palestina.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara, WAFA, Anadolu