REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggratiskan seluruh transportasi publik yang dikelola BUMD DKI untuk para peserta Jakarta Running Festival (JRF) pada 24-25 Oktober 2026. Peserta hanya perlu menunjukkan nomor identitas peserta atau BIB untuk mengakses layanan Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta secara gratis.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, kebijakan itu diambil sebagai bentuk dukungan terhadap ajang lari berskala internasional tersebut. Dengan kebijakan itu, para peserta JRF diharapkan dapat dimudahkan untuk menuju lokasi dengan transportasi publik di Jakarta.
Baca Juga- Penduduk Miskin di Jakarta 3,96 Persen, Pramono: Baru Pertama Kali di Bawah 4 Persen
- Program LPDP Jakarta Dimulai 2027, Pramono: Sudah Masuk APBD
- Ingin Bangun LRT Jakarta ke Dukuh Atas, Pramono Buat Dana Cadangan Daerah
"Pemerintah DKI Jakarta pada tanggal 24 dan 25, seperti yang sudah saya sampaikan, memberikan pelayanan gratis untuk transportasi selama yang bersangkutan menggunakan respect BIB jersey yang official dikeluarkan oleh panitia," kata Pramono di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).
Tak hanya itu, sambung dia, Pemprov DKI Jakarta juga akan mengoperasikan MRT lebih awal pada pelaksanaan JRF. Layanan transportasi publik berbasis rel yang biasa beroperasi mulai pukul 05.00 WIB itu akan beroperasi mulai pukul 03.00 WIB pada akhir pekan ini.
"Saya sudah meminta untuk MRT mulai operasi dari jam 03.00 pagi, sehingga dengan demikian, bagi runner dari manapun yang mereka berada, mudah-mudahan tidak ada yang datang terlambat karena memang fasilitas itu sudah kita persiapkan," ujar Pramono.
Ajang lari internasional itu akan digelar pada Sabtu (24/10/2026) dan Ahad (25/10/2026). Akan ada 37 ribu peserta dari 48 negara yang ikut dalam ajang itu, termasuk 1.000 pelari internasional.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika