Nasional

PLN Dorong Ekonomi Lokal Lewat 18 UMKM di Manado High Street Market 2026

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) terus berupaya meningkatkan ekonomi lokal dan sektor pariwisata di Kota Manado, Sulawesi...

21 Oktober 2026, pukul 22:15 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, –

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) terus berupaya meningkatkan ekonomi lokal dan sektor pariwisata di Kota Manado, Sulawesi Utara. Sebanyak 18 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PLN sukses berpartisipasi dalam ajang Manado High Street Market (MHSM) 2026 untuk mempromosikan produk unggulan mereka.

Manager PLN UP3 Manado, Reki Wowiling, menyatakan bahwa keikutsertaan ini merupakan momentum strategis bagi para pelaku usaha lokal untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing. “Kami tidak hanya hadir memberikan ruang promosi, tetapi juga mendorong UMKM agar semakin mandiri, berdaya saing, dan naik kelas,” ujarnya di Manado, Rabu.

Ke-18 UMKM binaan PLN yang hadir mencerminkan keberagaman dan potensi ekonomi kreatif Sulawesi Utara. Partisipasi aktif ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, melampaui sekadar penyediaan pasokan listrik yang andal.

Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Dukungan serta sinergi dari pemerintah daerah dinilai menjadi energi tambahan agar UMKM binaan dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Sulawesi Utara. Reki menjelaskan bahwa ruang promosi seperti MHSM memiliki nilai strategis karena mempertemukan kreativitas pelaku usaha secara langsung dengan kebutuhan pasar. Melalui interaksi ini, para pelaku UMKM dapat mengenali preferensi konsumen, memperoleh masukan untuk inovasi produk, serta membangun fondasi bisnis yang lebih kokoh.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, Kartika Devi Tanos, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah PLN. Ia menegaskan bahwa pengembangan UMKM memiliki keterkaitan erat dengan penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dan langkah PLN yang telah membina serta menghadirkan belasan UMKM lokal di Manado High Street Market 2026. Sinergi lintas sektor seperti inilah yang dibutuhkan untuk membangun ekosistem usaha yang kuat dan memperluas rantai nilai pariwisata daerah,” ungkap Kartika.

Produk kerajinan dan kuliner lokal tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mencerminkan identitas, budaya, dan daya tarik pariwisata Sulawesi Utara bagi para wisatawan.

Daftar UMKM dan Prinsip Keberlanjutan

Produk dan layanan yang ditampilkan dalam ajang ini sangat beragam, meliputi sektor pertanian organik dari A' Makalendong Farm, aneka kuliner, dessert, dan katering dari MYK, Magogar, Ken'ed, Tiffany Curut Leilem, Sangkakala, Gleshies House, Ramantha Kitchen, Beefood, Pawon Mba' Dina, Michelle Brownies, Biji Itang Street Coffee, Bakso Dandang Mner, kerajinan tangan dan souvenir khas dari Yannie Handicraft, Souvenir UKA Craft, Ivone Kowijaya, hingga jasa inklusif yang melibatkan penyandang disabilitas netra dari Klinik Pijat Tunanetra Harapan Indah.

Partisipasi penuh dalam MHSM 2026 ini sejalan dengan prinsip Customer Focus, Pemberdayaan Masyarakat, dan Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui keberhasilan kegiatan ini, PLN UP3 Manado berharap kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan para pemangku kepentingan dapat terus diperkuat, tidak hanya sebatas ajang pameran, tetapi juga melalui pendampingan kapasitas usaha, inovasi produk, dan perluasan jangkauan pemasaran di masa mendatang.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Lihat di situs asli

Berita terkait