REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Agen federal AS menggeledah rumah anggota Kongres dari Partai Demokrat, Ilhan Omar. Tindakan ini digambarkan sebagai eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap lawan-lawan politiknya.
Penggeledahan rumah Omar di wilayah Washington, DC pada Senin itu dilakukan beberapa pekan menjelang pemilihan umum sela tanggal 3 November, saat Partai Republik yang dipimpin Trump akan berjuang mempertahankan kendali atas Kongres.
Baca Juga- Listrik Pulih, Distribusi Air Bersih di Batam Bertahap, Butuh Waktu 9 Jam
- Jelang Pemilu AS, Agen Federal Geledah Rumah Ilhan Omar
- Ilhan Omar, dari Pengungsi Somalia ke Kongres AS, Kini Rumahnya Digeledah Jelang Pemilu
Kantor berita Associated Press mengutip dua orang yang mengetahui masalah tersebut, melaporkan bahwa agen dari Homeland Security Investigations (Investigasi Keamanan Dalam Negeri) melakukan penggeledahan pada pagi hari.
Fox News yang mengutip sumber-sumber tak dikenal, menyebutkan bahwa penggeledahan tersebut terkait dengan dugaan penipuan imigrasi yang melibatkan dokumen yang diajukan oleh mendiang ayah Omar saat ia masih kecil.
Belum ada dakwaan
Omar, yang lahir di Somalia, datang ke Amerika Serikat sebagai pengungsi saat masih kanak-kanak dan kemudian menjadi warga negara melalui proses naturalisasi. Ia mewakili sebuah daerah pemilihan di negara bagian Minnesota yang mencakup wilayah Minneapolis.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika