INDRAMAYU -- Kasus perampokan dan pembunuhan menimpa Komariah (45 tahun), seorang ibu rumah tangga (IRT) di Blok Pesantren, Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Massa yang emosi bahkan sempat menyerang rumah pelaku, Selasa (3/11/2026).
Rumah pelaku yang tak jauh dari kediaman korban tersebut mengalami kerusakan pada kaca jendela usai dilempari batu. Serpihan kaca pun berserakan di teras rumah tersebut.
Baca Juga- Polisi Peduli Pengangguran, Begini Cara Polres Indramayu Bantu Korban PHK
- Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Kejati Jabar Terkait Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan
- Wabup Indramayu Ditahan Terkait Kasus Tunjangan Perumahan DPRD, Ini Modusnya
Massa geram terhadap tindakan pelaku yang tega berbuat keji merampok, menganiaya hingga membakar jasad korban di dalam kendaraannya. Apalagi, pelaku merupakan tetangga dekat korban.
Beruntung, suami korban yang bernama Dudung Badrun, berhasil meredam emosi massa hingga tidak berlanjut pada tindakan yang lebih anarkis. Dudung pun mengapresiasi langkah cepat jajaran Polres Indramayu yang berhasil mengungkap pelaku kurang dari 24 jam setelah peristiwa yang terjadi pada Senin (2/11/2026) itu.
Ia tidak menyangka pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap istrinya merupakan tetangga dekatnya. “Harapan keluarga, walau hukum bukan untuk membalas, namun karena perbuatan yang sadis, kami mohon ke penyidik Polres Indramayu, bukan hanya (menerapkan pasal) perampokan dengan kekerasan, tapi juga pembunuhan berencana,” tukas Dudung.
Seperti diketahui, perampokan yang disertai pembunuhan yang menimpa Komariah, menggegerkan warga di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Senin (2/11/2026). Komariah kemudian ditemukan meninggal di dalam mobil Mitsubishi Xpander berwarna putih miliknya yang dibakar oleh pelaku. Mobil itu ditemukan di area hutan Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, pada Selasa (3/11/2026) pagi.
Ikuti Whatsapp Channel Republika