BOGOR — Satria Muda Pertamina Bandung berhasil mempertahankan gelar juara IBL All Indonesian. Kepastian itu didapat setelah Satria Muda menaklukkan Dewa United Banten dengan skor tipis 77-75 pada partai final di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (1/11/2026).
Kemenangan tersebut sekaligus menggagalkan ambisi Dewa United untuk membalas kekalahan pada final musim lalu. Saat itu, Dewa United yang mengandalkan pemain-pemain muda harus mengakui keunggulan Satria Muda. Meski musim ini diperkuat sejumlah pemain senior, Dewa United kembali gagal merebut gelar juara.
Baca Juga- IBL All Indonesian 2026: Kalah dari Hornbills, RANS Wajib Tumbangkan Satria Muda demi Jaga Peluang
- Hari Ketiga IBL All Indonesian 2026: Satria Muda dan Rans Bukukan Kemenangan Kedua
- Dewa United Bidik Gelar Juara IBL All Indonesian 2026, Sebut Pelita Jaya dan Satria Muda Rival Berat
Pertandingan final yang mempertemukan dua tim tersebut berlangsung ketat sejak awal. Satria Muda menurunkan Dame Diagne, Yudha Saputera, Sandy Ibrahim, Julian Chailas, dan Abraham Damar Grahita sebagai kapten dalam starting five.
Sementara itu, Dewa United mengandalkan Kennie Elbert, Kaleb Ramot Gemilang, Bryan Fernando Korisano, Dio Tirta Saputra, dan Arthur Vadel.
Dewa United mengawali pertandingan dengan keunggulan tipis 23-22 pada kuarter pertama. Abraham Damar menjadi pencetak angka terbanyak bagi Satria Muda dengan tujuh poin. Di kubu Dewa United, Hardianus menyumbangkan enam poin, termasuk dua tembakan tiga angka.
Persaingan semakin sengit pada kuarter kedua. Dewa United masih mampu mempertahankan keunggulan 44-41 hingga paruh pertandingan. Tembakan tiga angka Yudha Saputera yang sempat masuk dianulir wasit sehingga Satria Muda gagal memangkas jarak.
Sandy Ibrahim tampil produktif pada kuarter kedua dengan tambahan 10 poin. Dengan demikian, Sandy sudah mengoleksi 15 poin hingga turun minum dan menjadi salah satu andalan Satria Muda dalam menjaga persaingan.
Memasuki kuarter ketiga, kedua tim tetap saling mengejar angka. Tidak ada tim yang mampu menjauh karena Satria Muda dan Dewa United sama-sama mengemas 60 poin hingga akhir kuarter ketiga.
Drama terjadi pada kuarter keempat. Satria Muda mulai menemukan momentum melalui permainan Dame Diagne dan Abraham Damar. Under basket Dame serta satu tembakan bebas Abraham membawa Satria Muda berbalik unggul 63-60.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika