REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melaporkan sebanyak satu juta lebih hektare lahan mengalami kebakaran selama musim kemarau. Total kejadian sebanyak 526 peristiwa.
"Luas terbakar 1,068 hektar," ucap Pranata Humas Ahli BPBD Jawa Barat Hadi Rahmat kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).
Baca Juga- KDM: Karhutla Akibat Perencanaan yang Salah
- Karhutla Terus Berulang, Muhammadiyah Tuntut Tanggung Jawab Dunia Usaha dan Aparat Penegak Hukum
- Karhutla Ratusan Hektare di Gunung Lawu Diduga Akibat Aktivitas Pembuatan Arang
Ia menuturkan jumlah desa dan kelurahan yang terdampak akibat kebakaran lahan mencapai 357 titik, dengan jumlah kecamatan 185. Kabupaten Subang menjadi daerah paling tinggi kasus kebakaran lahan mencapai 119 kejadian.
Selanjutnya, daerah yang tinggi kasus kebakaran lahan disusul Kabupaten Sumedang 75 kejadian, Kabupaten Ciamis 60 kejadian. Sukabumi 38 kejadian dan Banjar 38 kejadian serta Kota Bandung 32 kejadian.
Sementara itu, kelurahan dan desa yang terdampak kekeringan mencapai 879 desa dan kelurahan. Dengan jumlah 281 kecamatan, dengan jumlah jiwa 1,4 juta orang.
Dia menyebut sebanyak 40 juta liter air telah didistribusikan ke sejumlah wilayah. Kabupaten dan kota terbanyak yang disalurkan air yaitu Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika