Nasional

Satu Keluarga di Pacet Bandung Alami Gangguan Mental, Tinggal Satu Atap

BANDUNG -- Tiga anggota keluarga dalam keadaan pilu diduga mengalami gangguan mental di Kampung Sukanagara, Desa Mekarsari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. Mereka tinggal...

2 November 2026, pukul 22:32 WIB · dibaca 0 kali

BANDUNG -- Tiga anggota keluarga dalam keadaan pilu diduga mengalami gangguan mental di Kampung Sukanagara, Desa Mekarsari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. Mereka tinggal satu atap dalam rumah yang kotor dan terdapat seorang ibu yang baru melahirkan bayi perempuan.

Sekretaris Desa Mekarsari, Yasa mengatakam tiga orang anggota keluarga di rumah tersebut membutuhkan penanganan kesehatan mental. Mereka yaitu Ogi Umaedi dan dua saudaranya Erna Maryana dan Melinda Ulhusna.

"Iya betul warga Desa Mekarsari, ada tiga anggota keluarga yang membutuhkan kesehatan mental," ucap dia belum lama ini.

Ia menyebut ketiganya mengalami gangguan mental setelah orang tuanya mengalami perubahan ekonomi dari berkecukupan menjadi kekurangan yang berdampak ke psikologis. Kondisi tersebut ditambah dengan perpisahan antara kedua orang tuanya.

Yasa mengatakan kondisi Erna sempat memburuk bahkan sempat berkeliaran tanpa busana. Sedangkan Ogi masih dapat diajak berkomunikasi meski mengalami perubahan perilaku.

Ia mengatakan Ogi menikah dengan perempuan asal Lampung dan memiliki dua anak yang sudah bersekolah di SD dan satu laginya belum. Istrinya sendiri tengah mengandung dan telah melahirkan.

Yasa mengatakan Ogi dan istri serta ketiga anaknya tinggal bersama ibunya dan kedua kakaknya di rumah ukuran 4x5 meter. Selain itu, kondisi rumah yang kotor dan sanitasi yang kurang baik.

“Tahun kemarin dibersihkan, tahun sekarang juga sudah dibersihkan. Tapi karena tidak direhabilitasi, kotor lagi,” kata dia.

Yasa menegaskan masyarakat masih membantu memenuhi kebutuhan makan sehari-hari sesuai kemampuan, begitu pula pemerintah desa. Ia menilai, persoalan utama keluarga tersebut tidak cukup diselesaikan hanya dengan bantuan kebutuhan pokok. Penanganan kesehatan mental dan rehabilitasi sosial dinilai diperlukan agar kondisi keluarga dapat diperbaiki secara berkelanjutan.

Ia mengatakan Pemkab Bandung langsung merespons kondisi keluarga itu dan membawa ketiganya ke Rumah Sakit Jiwa Cisarua. Sedangkan rumah tidak layak huni akan diperbaiki oleh Pemkab Bandung.

(N-Muhammad Fauzi Ridwan)

Lihat di situs asli

Berita terkait