Nasional

Sejumlah Gerbang Tol Dalam Kota Ditutup Sementara Imbas Demo di DPR

Jasamarga dan Kepolisian lakukan rekayasa lalu lintas akibat unjuk rasa di Gedung DPR. Pengguna jalan diimbau untuk menghindari Ruas Tol Dalam Kota.

27 Agustus 2026, pukul 13:16 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Sejumlah Gerbang Tol Dalam Kota Ditutup Sementara Imbas Demo di DPR CNN Indonesia Kamis, 27 Agu 2026 20:16 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Ilustrasi. Jasamarga dan Kepolisian lakukan rekayasa lalu lintas akibat unjuk rasa di Gedung DPR. Pengguna jalan diimbau untuk menghindari Ruas Tol Dalam Kota. (Foto: ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A) Jakarta, CNN Indonesia --

Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas di di jalan tol dalam kota imbas demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR, Kamis (27/8).

Atas diskresi Kepolisian, lalu lintas dari GT Cililitan dan GT Halim yang hendak menuju Ruas Tol Dalam Kota sementara dialihkan menuju arah Tanjung Priok.

Selain itu, dilakukan penutupan sementara transaksi di sejumlah Gerbang Tol, yaitu; GT Cawang, GT Tebet 1, GT Kuningan 1, GT Senayan, GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Angke 2, GT Jelambar 2 serta GT Tanjung Duren.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lihat Juga :Polisi Bubarkan Massa Aksi di Depan Gedung DPR

"Pengguna jalan dari arah Slipi yang hendak menuju Cawang juga diimbau untuk sementara waktu menghindari Ruas Tol Dalam Kota dan menyesuaikan rute perjalanan dengan kondisi lalu lintas," kata Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Widiyatmiko Nursejati dalam keterangan tertulis.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penyesuaian operasional tersebut," imbuhnya.

Unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI hari ini dilaksanakan sejak pagi hingga malam hari. Massa dari berbagai elemen bergantian mendatangi lokasi untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Aksi yang digelar sejumlah elemen berlangsung hingga malam hari, memaksa kepolisian membubarkan aksi tersebut dengan menyemprotkan water cannon sekitar pukul 19.00 WIB.

Massa sebagian mundur ke arah Jalan Gerbang Pemuda. Sebagian lain mundur ke arah Slipi.

Aksi sore ini dilakukan sejumlah elemen masyarakat, di antaranya adalah mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Pembangunan Nasional, Universitas Terbuka dan elemen masyarakat lain. Salah satu tuntutan mereka adalah pengesahan RUU Perampasan Aset.

Lihat Juga :Sempat Tertahan Imbas Demo, KRL Green Line Beroperasi Terbatas (tim/wis) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait