Nasional

Shopee Dorong Brand Lokal Perluas Pasar Lewat Ekosistem Digital

JAKARTA -- Inovasi produk dan pemanfaatan ekosistem digital menjadi salah satu faktor penting bagi brand lokal untuk memperluas pasar. Hal ini mengemuka dalam diskusi World Conference on Creative Economy...

27 Oktober 2026, pukul 19:14 WIB · dibaca 1 kali

JAKARTA -- Inovasi produk dan pemanfaatan ekosistem digital menjadi salah satu faktor penting bagi brand lokal untuk memperluas pasar. Hal ini mengemuka dalam diskusi World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang melibatkan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dan pendiri MOP Beauty, Tasya Farasya.

Irene mengatakan peluang di sektor ekonomi kreatif semakin terbuka bagi berbagai kalangan, terutama dengan dukungan perkembangan teknologi digital. Menurut dia, pertumbuhan industri kreatif perlu memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan oleh masyarakat.

“Peluang ekonomi kreatif saat ini semakin terbuka luas bagi semua kalangan. Kesempatan ini terbuka bagi siapa saja yang terus mengasah kreativitas dan berani melakukan inovasi,” ujar Irene.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam sesi diskusi bertajuk “Local Roots on The Rise: How Local Brands Win the Market” yang menjadi bagian dari WCCE 2026. Dalam kegiatan tersebut, Irene berdiskusi bersama Tasya Farasya dan perwakilan Shopee Indonesia.

Tasya, yang mengembangkan merek kosmetik lokal Mother of Pearl (MOP) Beauty, menilai inovasi produk yang menjawab kebutuhan konsumen menjadi kunci bagi brand lokal untuk bersaing di industri kecantikan.

Menurut dia, ekosistem digital juga membantu brand menjangkau audiens lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri. Pemanfaatan kanal digital, kata Tasya, tidak hanya berkaitan dengan penjualan, tetapi juga membantu membangun hubungan dengan konsumen.

“Lebih dari sekadar peningkatan penjualan, pemanfaatan ekosistem digital juga membantu kami membangun hubungan yang lebih erat dengan para konsumen kami,” ujarnya.

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang menambahkan bahwa Shopee berkomitmen untuk terus berinvestasi pada pengembangan teknologi yang dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM dan brand lokal untuk terus bertumbuh.

Kehadiran ekosistem digital diharapkan dapat memberikan kesempatan yang setara bagi setiap pelaku UMKM untuk mencapai produktivitas ekonomi digital.

"kami memiliki serangkaian fitur dan program, seperti Shopee Live, Shopee Video, Shopee Pilih Lokal, Program Ekspor Shopee dan Program Ekspor Shopee FLEXI yang bisa membantu UMKM dan brand lokal untuk terus bertumbuh dan meraih kesuksesan di pasar lokal maupun global. Ke depannya, kami akan terus berinovasi menghadirkan fitur dan program yang dapat membantu UMKM dan brand lokal memenangkan pasar dan meraih dampak positif dari kemajuan ekonomi digital,” tutur Balques.

Shopee berpartisipasi dalam rangkaian WCCE 2026 yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif pada 21–25 Oktober 2026. Selain sesi diskusi, Shopee menghadirkan experience booth di Creativillage serta kampanye Hari Ekonomi Kreatif Nasional melalui laman Shopee Pilih Lokal.

Kampanye yang berlangsung pada 21–25 Oktober tersebut menghadirkan kurasi produk lokal dan diskon hingga 50 persen. Program itu ditujukan untuk memudahkan konsumen menemukan produk lokal sekaligus memperluas eksposur bagi pelaku usaha kreatif.

“Dukungan terhadap ekonomi kreatif lokal merupakan prioritas berkelanjutan bagi Shopee. Melalui kampanye khusus Hari Ekonomi Kreatif Nasional ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus bangga dan memilih produk lokal unggulan. Kami yakin dengan memberikan panggung yang luas bagi pelaku usaha lokal untuk bertumbuh, kita dapat bersama-sama menggerakkan roda perekonomian nasional,” ungkap Balques.

Lihat di situs asli

Berita terkait