Nasional

Tangani Kekerasan di Pesantren, Menag Luncurkan Satgas Safe Santri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kekerasan terhadap santri dalam beberapa tahun terakhir masih banyak terjadi di pesantren. Karena itu, Direktorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Safe Santri. Satgas ini diluncurkan...

22 Oktober 2026, pukul 07:09 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kekerasan terhadap santri dalam beberapa tahun terakhir masih banyak terjadi di pesantren. Karena itu, Direktorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Safe Santri.

Satgas ini diluncurkan secara resmi dalam upacara Peringatan Hari Santri 2026 di Kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga

"Bertepatan peringatan Hari Santri tahun 2026 ini, dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya luncurkan Satuan Tugas Safe Santri," ujar Nasaruddin dalam sambutannya.

Dia pun berharap Satgas Safe Santri menjadi ikhtiar nyata untuk menghadirkan pesantren yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh santri.

Sementara itu, Dirjen Pesantren Kemenag, Basnang Said menjelaskan, Satgas Safe Santri diluncurkan untuk menekan angka kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pondok pesantren.

"Ya, jadi Safe Santri nanti itu akan ada pokja di dalamnya. Akan ada satgas yang nanti satgas itu nanti terdiri sejumlah tokoh-tokoh, lalu kemudian perwakilan negara, tentu nanti ada dari kepolisian, ada dari kejaksaan," ucap Basnang.

Dengan adanya Satgas ini, menurut Basnang, pihaknya akan lebih melakukan penanganan jika terjadi kekerasan di lingkungan pesantren.

Ciri khas santri yang belajar di pesantren - (Republika)

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait