Nasional

TAP Untuk Negeri Dukung Pemenuhan Gizi Anak di Wilayah Pedalaman Berau

REPUBLIKA.CO.ID, BERAU -- Perbaikan gizi anak masih menjadi pekerjaan rumah meski angka stunting nasional terus menurun. Di sejumlah daerah, dukungan terhadap pemenuhan nutrisi anak usia sekolah masih dibutuhkan agar tumbuh...

18 Juni 2026, pukul 11:30 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, BERAU -- Perbaikan gizi anak masih menjadi pekerjaan rumah meski angka stunting nasional terus menurun. Di sejumlah daerah, dukungan terhadap pemenuhan nutrisi anak usia sekolah masih dibutuhkan agar tumbuh kembang mereka berjalan optimal.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang diumumkan Kementerian Kesehatan pada 2025, prevalensi stunting nasional turun menjadi 19,8 persen. Meski menunjukkan perbaikan, tantangan pemenuhan gizi anak masih menjadi perhatian di berbagai wilayah.

Baca Juga

Di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, PT Anugerah Agung Prima Abadi (AAPA) menjalankan program Susu Sehat Bernutrisi (SEHATI) melalui TAP Untuk Negeri. Program tersebut menyasar siswa SDN 001 Muara Lesan dan SDN 001 Lesan Dayak yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Melalui distribusi susu bernutrisi secara berkala, program ini diharapkan dapat membantu menambah asupan gizi anak-anak usia sekolah sekaligus mendukung proses tumbuh kembang mereka.

Pemenuhan nutrisi anak dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Selain berpengaruh terhadap kesehatan, kecukupan gizi juga berkaitan dengan kemampuan belajar dan perkembangan anak dalam jangka panjang.

Data UNICEF Indonesia menunjukkan berbagai bentuk malnutrisi, termasuk kekurangan gizi dan defisiensi zat gizi mikro, masih menjadi tantangan dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kepala Sekolah SDN 001 Muara Lesan Peterson mengatakan, bantuan susu bernutrisi memberikan manfaat bagi para siswa yang menerima program tersebut.

“Bantuan susu bernutrisi ini bukan hanya memberikan manfaat bagi kesehatan anak-anak, tetapi juga menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Kami berterima kasih kepada perusahaan yang telah ikut memperhatikan masa depan generasi penerus bangsa di Kampung Muara Lesan dan Lesan Dayak,” ujar Peterson dalam siaran pers yang diterima pada Kamis (18/6/2026).

Program SEHATI dijalankan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi anak di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui distribusi susu secara rutin, program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi sejak usia dini.

Perhatian terhadap gizi anak dinilai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Keterlibatan dunia usaha dan berbagai pihak lainnya dibutuhkan agar semakin banyak anak mendapatkan akses terhadap asupan gizi yang memadai.

Di tengah target pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045, berbagai inisiatif pemenuhan gizi anak diharapkan dapat memperluas kesempatan generasi muda untuk tumbuh sehat, belajar optimal, dan meningkatkan kualitas hidup mereka pada masa depan.

Lihat di situs asli

Berita terkait