Nasional

Thomas Tuchel Puji Mental Pemain Inggris Usai Lolos dari Adangan RD Kongo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Thomas Tuchel menilai kemenangan dramatis Inggris atas Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak hanya ditentukan oleh kualitas permainan, tetapi juga kekuatan mental...

1 Juli 2026, pukul 21:37 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Thomas Tuchel menilai kemenangan dramatis Inggris atas Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak hanya ditentukan oleh kualitas permainan, tetapi juga kekuatan mental para pemainnya. Pelatih The Three Lions itu memuji anak asuhnya yang tetap tenang dan tidak kehilangan keyakinan meski sempat tertinggal lebih dulu.

Inggris memastikan tiket ke babak 16 besar setelah membalikkan keadaan dan menang 2-1 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (2/7/2026) dini hari WIB. Harry Kane menjadi pahlawan kemenangan lewat dua gol pada babak kedua setelah Inggris tertinggal akibat gol cepat Brian Cipenga.

Baca Juga

Tuchel mengakui timnya mengawali pertandingan dengan buruk. Menurut dia, kebobolan dari peluang pertama lawan membuat laga menjadi jauh lebih sulit bagi Inggris.

"Kami terus percaya. Kami memulai dengan sangat buruk. Tembakan pertama, gol pertama. Kemudian semuanya menjadi lebih sulit," kata Tuchel dikutip dari laman FIFA.

Pelatih asal Jerman itu mengatakan Inggris mulai menemukan ritme permainan setelah jeda minum pada babak pertama. Sejak saat itu, The Three Lions mampu mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang.

Ia juga menilai keputusan memasukkan Anthony Gordon dan Bukayo Saka menjadi salah satu titik balik pertandingan. Kehadiran para pemain pengganti memberikan energi baru yang akhirnya membantu Inggris membalikkan keadaan.

"Setelah jeda minum pertama, kami menguasai permainan. Para pemain pengganti masuk, bekerja sangat keras, dan kami berhasil memenangkannya."

Meski akhirnya meraih kemenangan, Tuchel menegaskan timnya harus mengerahkan seluruh kemampuan untuk menyingkirkan wakil Afrika tersebut.

"Kami pantas menang, tetapi kami harus bekerja sangat keras."

Menurut mantan pelatih Chelsea dan Bayern Munchen itu, pertandingan melawan RD Kongo memberikan pelajaran penting menjelang fase-fase berikutnya di Piala Dunia.

Ia meminta para pemain mempertahankan mentalitas positif ketika menghadapi situasi sulit di lapangan.

"Kami harus memiliki pola pikir bahwa ketika keadaan menjadi sulit, ya memang akan sulit. Tetapi jangan kehilangan kesabaran dan jangan kehilangan keyakinan."

Tuchel juga memberikan penghormatan kepada penjaga gawang RD Kongo, Lionel Mpasi, yang tampil gemilang sepanjang pertandingan. Menurut dia, penampilan Mpasi menjadi salah satu alasan Inggris baru mampu memastikan kemenangan pada menit-menit akhir.

"Kiper Mpasi luar biasa. Penyelamatan-penyelamatan yang dilakukannya benar-benar mengesankan."

Inggris selanjutnya akan menghadapi tuan rumah Meksiko pada babak 16 besar. Tuchel berharap kemenangan susah payah atas RD Kongo menjadi bekal berharga agar timnya semakin siap menghadapi tekanan yang lebih besar pada fase gugur Piala Dunia 2026.

View this post on Instagram

A post shared by FIFA World Cup (@fifaworldcup)

Lihat di situs asli

Berita terkait