TANGERANG -- Universitas Pelita Harapan (UPH) masuk lima besar perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia dalam Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027. Dalam pemeringkatan yang dirilis pada September 2026 tersebut, UPH menempati peringkat 1.801–2.000 dunia.
THE WUR 2027 menilai 2.297 perguruan tinggi dari 118 negara dan wilayah melalui 17 indikator yang dikelompokkan dalam lima pilar, yaitu Teaching (Pengajaran), Research Environment (Lingkungan Penelitian), Research Quality (Kualitas Penelitian), International Outlook (Pandangan Internasional), dan Industry (Industri).
Baca Juga- Jadwal French Open 2026 Hari Ini: Empat Wakil Indonesia Berjuang Rebut Tiket Final
- Perkuat Militer, PM Kanada: Kami Sangat Membutuhkan Turki
- Turki Mulai Adili Netanyahu atas Penculikan Peserta Global Sumud Flotilla
Rektor UPH Jonathan L. Parapak mengatakan, capaian tersebut merupakan pengakuan atas upaya universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, kerja sama internasional, dan hubungan dengan industri. Namun, menurut dia, pemeringkatan bukanlah tujuan akhir. UPH berupaya memastikan kualitas akademik memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.
“Segala kemuliaan bagi Tuhan atas capaian UPH dalam THE WUR 2027. Capaian ini menjadi pengakuan atas upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, kerja sama internasional, dan hubungan dengan industri,” ujar Jonathan dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).
Namun, menurutnya, bagi UPH, pemeringkatan bukanlah tujuan akhir. Terpenting adalah bagaimana kualitas yang kami bangun dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat, serta menghasilkan pengetahuan dan lulusan yang mampu memberikan dampak.
Kualitas Penelitian Menjadi Salah Satu Capaian UPH
Dalam THE WUR 2027, Kualitas Penelitian menjadi salah satu aspek dengan skor tertinggi UPH, yakni 27,4. UPH juga mencatat skor 22,4 untuk Pandangan Internasional, 21,5 untuk Industri, 21,1 untuk Pengajaran, dan 12,4 untuk Lingkungan Penelitian. Secara keseluruhan, skor UPH berada pada rentang 20,4–24,1.
Penilaian Kualitas Penelitian mencakup dampak sitasi, kekuatan penelitian, keunggulan penelitian, dan pengaruh penelitian. Untuk memperkuat aspek ini, UPH meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti, mendorong kolaborasi lintas disiplin, serta memperluas kerja sama dengan mitra dalam dan luar negeri. Penelitian juga diarahkan untuk menjawab persoalan nyata dan memberikan manfaat bagi ilmu pengetahuan serta masyarakat.
Pada aspek Pandangan Internasional, UPH mengembangkan kemitraan melalui beasiswa, pertukaran akademik, kolaborasi penelitian, dan kelas internasional. Upaya tersebut bertujuan memperluas kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik global sekaligus membangun lingkungan kampus yang beragam.
Dalam aspek Industri, UPH menjalin lebih dari 600 kemitraan strategis dengan universitas dan industri, baik nasional maupun internasional. Kerja sama ini mendukung pengalaman praktis mahasiswa, pengembangan profesional dosen, serta penelitian dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Pada aspek Pengajaran, UPH menyesuaikan program akademik dan konsentrasi studi dengan kompetensi lulusan serta kebutuhan pasar. Universitas juga menjaga rasio mahasiswa dan dosen agar pembelajaran berlangsung efektif.
Sementara itu, untuk memperkuat Lingkungan Penelitian, UPH melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyediakan insentif publikasi, termasuk dukungan lebih besar bagi publikasi di jurnal internasional.
LPPM juga mendorong dosen dan peneliti mengikuti hibah penelitian nasional maupun internasional serta memfasilitasi akses terhadap pendanaan dan kolaborasi. Berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari pengembangan pendidikan dan penelitian secara berkelanjutan.
Ikuti Whatsapp Channel Republika