Nasional

Yayasan JHL Targetkan Penerima Beasiswa Capai 3.000 Orang pada 2027

MATARAM -- Yayasan JHL Merah Putih Kasih menargetkan jumlah penerima manfaat program beasiswa mencapai 3.000 orang pada 2027. Target tersebut meningkat dibandingkan dengan sasaran 2.000 penerima manfaat hingga akhir...

4 November 2026, pukul 15:58 WIB · dibaca 0 kali

MATARAM -- Yayasan JHL Merah Putih Kasih menargetkan jumlah penerima manfaat program beasiswa mencapai 3.000 orang pada 2027. Target tersebut meningkat dibandingkan dengan sasaran 2.000 penerima manfaat hingga akhir 2026.

Pendiri kelompok usaha JHL, Jerry Hermawan Lo, mengatakan program bantuan pendidikan yang dijalankan yayasan terus berkembang. Dua tahun lalu, jumlah penerima manfaat program tersebut baru sekitar 500 orang.

"Dua tahun lalu kami baru membiayai sekitar 500 siswa. Sampai akhir tahun ini target kami 2.000 orang. Mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah 1.000 lagi sehingga kesempatan memperoleh pendidikan semakin luas," ujar Jerry dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).

Salah satu program yang dijalankan adalah Beasiswa Kelapa 2026. Melalui program tersebut, Yayasan JHL Merah Putih Kasih menyerahkan bantuan pendidikan kepada 100 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram), Senin (2/11/2026).

Rektor Unram Sukardi mengapresiasi dukungan yayasan terhadap mahasiswa. Menurut dia, bantuan pendidikan masih dibutuhkan karena sebagian mahasiswa menghadapi keterbatasan ekonomi.

Sukardi mengungkapkan, lebih dari 40 persen mahasiswa Unram membayar uang kuliah tunggal (UKT) antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Selain itu, sekitar 900 mahasiswa memperoleh fasilitas UKT nol rupiah.

"Harapan kami, jangan sampai cita-cita mahasiswa pupus hanya karena keterbatasan. Dukungan seperti ini sangat berarti untuk membantu mereka melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan," ujar Sukardi.

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi kontribusi Yayasan JHL Merah Putih Kasih dalam mendukung pendidikan generasi muda di daerahnya. Menurut dia, beasiswa merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Iqbal juga mengingatkan para mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan meningkatkan kedisiplinan, bekerja keras, dan mempersiapkan masa depan.

Selain mendukung akses pendidikan, Iqbal mendorong mahasiswa pertanian menjadi penggerak modernisasi sektor pertanian melalui penguasaan teknologi, inovasi, dan kewirausahaan. Menurut dia, regenerasi petani menjadi salah satu tantangan penting dalam meningkatkan daya saing pertanian NTB.

Lihat di situs asli

Berita terkait