Nasional

Asap Karhutla Mulai Selimuti Wilayah Perairan Laut Jawa

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Kalimantan dan Sumatra telah terdeteksi di wilayah perairan Laut Jawa. Namun, asap belum mencapai daerah tepian atau pesisir, khususnya...

16 Oktober 2026, pukul 12:41 WIB · dibaca 1 kali

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Kalimantan dan Sumatra telah terdeteksi di wilayah perairan Laut Jawa. Namun, asap belum mencapai daerah tepian atau pesisir, khususnya di Jawa Tengah. 

“Berdasarkan pantauan satelit jam 1 siang ini, untuk asap sebenarnya kalau untuk di Jawa Tengah sampainya di Laut Jawa. Jadi belum sampai ke Jawa Tengah,” ungkap Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Noor Indah Indriyani, Jumat (16/10/2026).

Baca Juga

Namun dia mengatakan asap karhutla belum mencapai daerah tepian. “Untuk kiriman asap yang dari Kalimantan, Sumatera, itu kalau dari citra satelit, sebarannya sampainya di Laut Jawa, laut antara Kalimantan dan Jawa. Tapi belum sampai ke tepian, masih ada di tengah-tengah,” ujarnya.

Noor menerangkan, penyebaran asap ke suatu wilayah dipengaruhi beberapa faktor, antara lain kondisi atmosfer, angin, dan kelembapan udara. Dia mengatakan, hingga kini, Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang masih terus memantau pergerakan asap karhutla, baik dari Kalimantan maupun Sumatra.

“Untuk sementara update terakhir ini masih sampai di Laut Jawa,” kata Noor.

Menurut Noor, saat ini angin bertiup dari timur hingga tenggara. Hal itu karena musim kemarau masih berlangsung. Sementara untuk kelembapannya memang relatif rendah atau cenderung kering. Kondisi tersebut juga dipengaruhi kemarau.

Noor mengungkapkan, dengan pola tiupan angin saat ini, asap karhutla dari Kalimantan atau Sumatra bisa saja memasuki wilayah Jateng. “Tapi angin kan dari tiap lapisan memang tidak selalu sama. Jadi untuk sementara ini masih sampai Laut Jawa untuk asap kiriman dari Kalimantan, Sumatra,” ucapnya. 

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait