Nasional

BMKG: Asap Karhutla di Kalimantan Berpotensi Terbawa Angin ke Negara Tetangga

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan berpotensi terbawa hingga wilayah negara tetangga. Hal itu disebabkan kondisi angin...

24 Agustus 2026, pukul 13:28 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan berpotensi terbawa hingga wilayah negara tetangga. Hal itu disebabkan kondisi angin yang membuat pergerakan asap.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengatakan asap dari karhutla dapat terbawa mengikuti arah angin yang terjadi di wilayah tersebut. Karena itu, potensi asap karhutla masuk ke wilayah negara tetangga tetap ada. "Karena terbawa angin," kata dia kepada wartawan, Senin (24/8/2026).

Baca Juga

Ia menilai, pergerakan asap tersebut berkaitan dengan pola angin musiman yang secara rutin terjadi. Meski begitu, penanganan dan antisipasi terhadap dampak karhutla saat ini dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Ini dikoordinasikan oleh BNPB," ujar dia.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan penanganan karhutla perlu dilakukan secara bersama-sama, termasuk dalam menghadapi potensi dampak asap lintas batas. Ia juga meminta negara-negara tetangga, tidak saling menyalahkan terkait dampak asap karhutla.

"Jadi pendekatan kita bukan saling menyalahkan, tetapi bagaimana masing-masing negara melakukan upaya maksimal di wilayahnya dan bersama-sama mengurangi dampak asap lintas batas," kata dia, Ahad (23/8/2026).

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait