REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua mengatakan lima dari sembilan kabupaten/kota mengalami kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kelima kabupaten/kota yang mengalami kabut asap adalah Kota dan Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi, dan Kabupaten Kepulauan Yapen.
"Kabut asap yang terjadi di wilayah itu sebagian besar merupakan asap kiriman. Seperti yang dialami Kota Jayapura," kata Sekretaris BPBD Papua Supanto, Jumat (16/10/2026).
Baca Juga- BMKG Pastikan Asap Karhutla Telah Masuk Wilayah Jakarta
- Operasional 16 Bandara di Papua Terdampak Kabut Asap Karhutla
- Relawan Meninggal Saat Padamkan Karhutla Bromo Bertambah, Total 4 Orang Gugur
Ia mengatakan laporan yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura terungkap kabut asap yang menyelimuti Kota Jayapura dan sekitar berasal dari utara Papua Nugini (PNG) dan Provinsi Papua Selatan. Angin dari utara PNG dan Papua Selatan membawa asap hingga ke wilayah Papua yang menyebabkan kabut asap.
"Masyarakat saat beraktivitas di luar rumah atau ruangan diimbau menggunakan masker," kata Supanto.
Martha, salah seorang warga yang bermukim di Dok V Jayapura, mengaku akibat kabut asap yang menyelimuti Kota Jayapura sejak beberapa hari menyebabkan mata terasa agak perih. Napasnya juga agak sesak.
"Kami terpaksa menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah atau ruangan," kata Martha yang merupakan ASN di lingkungan Pemprov Papua di Jayapura.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara