REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Allah adalah Sang Pencipta Yang Mahaagung. Dia berbicara kepada kita tentang pepohonan dan tumbuh-tumbuhan yang tersebar di dataran dan pegunungan, di gurun dan lembah, di hutan dan dasar-dasar lembah, di dalam rumah maupun di bawah tanah.
Melalui penjelasan yang sarat ilmu dan kebenaran, Allah menunjukkan kepada kita salah satu rahasia keagungan-Nya.
Baca Juga- 6 Sifat Malaikat Jibril Ini Bantah Anggapan Kafir Quraisy tentang Kepalsuan Alquran
- 6 Sifat dan Amalan yang Pelakunya Dijanjikan Surga Oleh Allah SWT, Tetapi dengan Syarat..
- Bagaimana China Manfaatkan Perang Iran dan Terkurasnya Kekuatan Militer Amerika Serikat?
Dia memperlihatkan keindahan ciptaan-Nya, kemutlakan kehendak-Nya, serta berbagai keajaiban hikmah-Nya yang semakin menambah keimanan dan keyakinan orang-orang beriman.
Allah juga memperlihatkan salah satu ketetapan-Nya dalam mengatur alam semesta yang luas ini, termasuk menyediakan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya hingga hari kiamat.
Ketika Allah berbicara tentang keindahan pepohonan, warna-warni buahnya, dan alam di sekitar kita, Dia mengingatkan bahwa seluruh makhluk bersujud kepada keagungan-Nya, bertasbih memuji-Nya, dan tunduk kepada hukum-hukum yang berlaku di alam semesta.
Ketika Alquran menjelaskan suatu ketetapan Ilahi tentang kenyataan alam yang dapat disaksikan dan dialami manusia di berbagai penjuru bumi sepanjang zaman, Alquran menempatkan kenyataan tersebut sesuai dengan kedudukan dan tujuan keberadaannya,
Tidak ada sesuatu pun di alam semesta ini yang diciptakan secara sia-sia, bahkan seekor nyamuk sekalipun.
Lalu, bagaimana mungkin hal itu berlaku bagi pepohonan, buah-buahan, dan warna-warni alam di sekitar kita yang telah ada selama jutaan tahun?
Sementara itu, kaum materialis dan ateis mendasarkan penolakan mereka terhadap keberadaan Allah dan kebenaran penciptaan hanya pada fenomena alam, tanpa mempertimbangkan sumber keberadaan fenomena tersebut dan rahasia yang membuatnya tetap berlangsung.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika