Nasional

KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Tersangka Kasus Gratifikasi

KPK memeriksa Ma'ruf Cahyono, mantan Sekjen MPR, terkait dugaan gratifikasi pengadaan barang. Ma'ruf berstatus tersangka namun belum ditahan.

25 Juni 2026, pukul 06:01 WIB · dibaca 1 kali

Nasional Hukum Kriminal KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Tersangka Kasus Gratifikasi CNN Indonesia Kamis, 25 Jun 2026 13:01 WIB Bagikan: url telah tercopy Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Jenderal MPR RI periode 2019-2021 Ma'ruf Cahyono pada hari ini, Kamis (25/6). (CNN Indonesia/Andry Novelino) Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Jenderal MPR RI periode 2019-2021 Ma'ruf Cahyono pada hari ini, Kamis (25/6).

Pemeriksaan ini berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan MPR. Ma'ruf sudah berstatus tersangka tetapi belum ditahan.

Lihat Juga :3 Eks Pejabat Bea Cukai Kasus Suap dan Gratifikasi Diadili Pekan Depan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar, hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saudara MC, Mantan Sekretaris Jenderal MPR," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Kamis (25/6).

"Pemeriksaan hari ini dalam kapasitas sebagai tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Setjen MPR," imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ma'ruf sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.30 WIB. Hingga berita ini ditulis ia masih dilakukan pemeriksaan.

Ma'ruf Cahyono diumumkan KPK sebagai tersangka pada 3 Juli 2025. Di enam bulan pertama terhitung sejak 10 Juni 2025 hingga 10 Desember 2025, Ma'ruf dicegah bepergian ke luar negeri.

Adapun MPR sudah bersuara mengenai penanganan kasus ini. Sekretaris Jenderal MPR Siti Fauziah mengklaim kasus tersebut tidak melibatkan pimpinan baik periode 2019-2024 maupun 2024-2029.

Lihat Juga :Kejati DKI Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi di Kementerian PU

Siti menyatakan MPR menghormati proses penegakan hukum yang sedang dikerjakan KPK.

Dia menambahkan MPR secara institusi tetap berkomitmen menjaga integritas dan transparansi dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan.

"MPR RI menghormati proses hukum yang berjalan, dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk menindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku," kata Siti pada pertengahan tahun lalu.

(ryn/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait