JAKARTA — Mahasiswa tingkat akhir Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM), Abira Wisnunggal, mengembangkan keterampilan di bidang kecerdasan buatan (AI) melalui berbagai pengalaman akademik dan profesional. Pengalaman tersebut diperoleh melalui perkuliahan, pengerjaan proyek teknologi, keikutsertaan dalam kompetisi, hingga program magang di sejumlah instansi.
UNM menyediakan wadah bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Salah satunya melalui Internship Experience Program (IEP) 3+1 yang menghubungkan pembelajaran akademik dengan pengalaman kerja langsung di dunia industri.
Baca Juga- UNM Bakal Gelar Seminar AI dan Peluncuran Buku UNM RC-25
- Prodi Sistem Informasi UNM Kampus Margonda Siapkan Talenta Digital Masa Depan
- UNM dan PWU Filipina Jalin Kerja Sama Internasional di Kongres AFEBSI
Dalam perjalanan kariernya, Abira pernah terlibat dalam pengembangan Research Intelligence berbasis data bibliometrik di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Selain itu, ia memiliki pengalaman sebagai Machine Learning Engineer Intern di Nawatech serta menyelesaikan berbagai proyek riset pengolahan data di GAO TEK Inc. dan Home Credit Indonesia.
Abira juga meraih medali perunggu dalam ajang PeDaS x APTIKOM 2025. Ia berhasil menembus posisi 160 tim teratas dalam kompetisi Satria Data tingkat nasional.
Abira membagikan pengalamannya dalam menerapkan ilmu AI pada berbagai proyek bisnis. Menurut dia, program magang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami penerapan teknologi dalam dunia kerja.
“Pengalaman magang memberikan saya kesempatan menerapkan ilmu ke dalam proyek nyata. Mengembangkan solusi AI bukan hanya membuat model, tetapi memahami masalah, mengolah data, dan bekerja sama dalam tim,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima pada Senin (26/10/2026).
Abira juga mengajak mahasiswa untuk mulai mengembangkan keterampilan melalui berbagai kegiatan praktis. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam meningkatkan kemampuan dan memanfaatkan kesempatan yang tersedia.
“Mulailah dari hal sederhana, bangun proyek, ikuti kompetisi, dan manfaatkan kesempatan magang. Yang terpenting adalah konsisten dan terus berusaha meningkatkan kemampuan.”
Pengalaman Abira menunjukkan pentingnya kegiatan praktis di luar perkuliahan dalam membangun kesiapan karier profesional. Pencapaiannya diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa UNM lainnya untuk menguasai teknologi digital dan meraih prestasi di tengah transformasi industri.
Ikuti Whatsapp Channel Republika