REPUBLIKA.CO.ID, SEPANG -- Pemerintah Malaysia akan mengangkat isu kabut asap lintas batas dalam pertemuan menteri luar negeri (menlu) ASEAN sebelum KTT ke-49 ASEAN di Manila pada November 2026. Pertemuan itu untuk membahas mekanisme regional lebih efektif dalam menangani masalah tersebut.
Menlu Malaysia Datuk Seri Mohamad Hasan menjelaskan, isu kabut asap memerlukan perhatian khusus karena tidak tercakup dalam mekanisme yang ada untuk bencana alam di ASEAN. Adapun kabut asap di Malaysia berasal dari kebakaran hutan di Sumatra dan Kalimantan.
Baca Juga- Saat Singapura Diselimuti Kabut Asap Karhutla
- Kabut Asap Karhutla Masih Hantui Malaysia dan Singapura
- Rumah Zakat Bagikan 200 Porsi Nasi untuk Relawan Pasca Pemadaman Karhutla di Batola
"Kami sudah memiliki mekanisme ASEAN untuk bencana alam, tetapi kabut asap tidak termasuk atau diklasifikasikan sebagai bencana alam. Jadi, ini akan menjadi salah satu isu yang akan saya angkat secara pribadi dalam pertemuan dengan rekan-rekan sejawat saya," kata Menlu Hasan usai menghadiri upacara pelepasan Raja Yordania Abdullah II di Kompleks Bunga Raya, Sepang, Malaysia, Senin (12/10/2026).
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika