Nasional

Padahal Terkenal Dukung Israel, 3 Pemuda Druze Ditikam Gara-gara Bicara Bahasa Arab di Tel Aviv

TEL AVIV— Tiga pemuda Druze mengalami penyerangan di sebuah klub malam di Tel Aviv pada Sabtu malam. Mereka datang ke tempat tersebut untuk merayakan ulang tahun seorang teman. Menurut ayah...

26 Oktober 2026, pukul 09:54 WIB · dibaca 1 kali

TEL AVIV— Tiga pemuda Druze mengalami penyerangan di sebuah klub malam di Tel Aviv pada Sabtu malam. Mereka datang ke tempat tersebut untuk merayakan ulang tahun seorang teman.

Menurut ayah salah seorang korban, serangan itu terjadi karena mereka berbicara menggunakan bahasa Arab.

Baca Juga

Serangan tersebut menyebabkan seorang pemuda berusia 18 tahun mengalami luka sedang akibat tikaman.

Dalam empat bulan mendatang, pemuda itu dijadwalkan bergabung dengan militer Israel. Ia dibawa ke Rumah Sakit Ichilov di Tel Aviv dan menjalani operasi.

Berdasarkan penyelidikan awal kepolisian, insiden bermula dari adu mulut antara sejumlah pemuda di dalam klub yang terletak di Jalan Kibbutz Galuyot.

Perselisihan itu kemudian berkembang menjadi perkelahian di area parkir luar gedung. Dalam perkelahian tersebut, seorang pemuda ditikam.

Menurut Channel 12 Israel, dikutip Aljazeera, Senin (26/10/2026), ayah korban mengatakan bahwa anak-anaknya diserang setelah sejumlah orang mendengar mereka berbicara bahasa Arab di dalam klub. Ia menjelaskan, anak-anaknya bahkan didorong ketika hendak keluar dari tempat tersebut.

Sang ayah menambahkan bahwa putranya berusaha menjelaskan identitas mereka kepada para penyerang.

“Anak saya mengatakan kepada mereka, ‘Kami orang Druze, dan ada dua tentara bersama saya di sini.’ Namun, karena logat Arabnya, mereka tidak memercayainya,” kata sang ayah.

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait