REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON --Presiden AS Donald Trump mendeklarasikan berakhirya perang Iran. Deklarasi itu ia sampaikan dalam di sebuah rapat umum di National Mall Washington yang menandai peluncuran festival selama setahun untuk ulang tahun ke-250 Amerika, Rabu (24/6/2026).
"Untuk pertama kalinya dalam 3.000 tahun, kita akhirnya akan memiliki perdamaian di Timur Tengah," ujarnya.
Baca Juga- Trump Dilaporkan Setuju Jual Mesin Jet GE untuk KAAN, Turki
- Eks Ketua Ombudsman Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Tambang Nikel
- Polda Bongkar Peredaran Narkoba dalam Kemasan Beras Basmati India
Pernyataan tersebut disampaikan saat Pentagon mendesak Kongres agar menyetujui paket pendanaan tambahan sebesar $88 miliar buat menutupi biaya perang di Iran. Permintaan ini menunjukkan bahwa dampak perang Iran telah berimbas kepada stok dan kekuatan senjata maupun sistem pertahanan Amerika.
Pada Rabu, Trump telah secara resmi meminta Kongres tambahan anggaran itu. Penambahan anggaran itu juga diperlukan buat pendanaan petani, penanggulangan ebola di Afrika tengah serta proyek pembangunan infrastruktur.
Usulan tersebut diajukan sehari setelah Kongres mengesahkan resolusi yang sebagian besar bersifat simbolis untuk menyerukan Trump mengakhiri permusuhan AS dengan Iran.
Direktur anggaran Gedung Putih, Russell Vought, menyampaikan permintaan tersebut dalam sebuah surat kepada Ketua DPR Mike Johnson. Ia mendesak Kongres untuk bertindak cepat atas apa yang disebutnya sebagai "permintaan penting dan mendesak."
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika