Nasional

Shin Tae-yong Waspadai Persita, Minta Persija dan Jakmania Hindari Keributan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menilai Persita Tangerang sebagai lawan tangguh yang harus dihadapi dengan persiapan matang. Pelatih asal Korea Selatan itu mengingatkan anak asuhnya agar...

15 Oktober 2026, pukul 16:48 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menilai Persita Tangerang sebagai lawan tangguh yang harus dihadapi dengan persiapan matang. Pelatih asal Korea Selatan itu mengingatkan anak asuhnya agar tidak lengah saat menghadapi Pendekar Cisadane yang belum terkalahkan pada musim ini.

Shin menyampaikan hal tersebut seusai memimpin latihan Persija di Sawangan, Depok pada Kamis (15/10/2026), menjelang pertandingan melawan tuan rumah Persita di Banten International Stadium, Serang pada Sabtu (17/10/2026). Dia memastikan persiapan tim berjalan dengan baik dan kondisi para pemain secara keseluruhan cukup bagus.

Baca Juga

“Persiapan berjalan dengan baik,” kata Shin saat ditanya awak media mengenai kesiapan Persija menghadapi Persita.

Meski optimistis dengan persiapan timnya, Shin tidak ingin Persija memandang sebelah mata kekuatan lawan. Menurut dia, catatan Persita yang belum tersentuh kekalahan menjadi alasan bagi Macan Kemayoran untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Persita merupakan tim yang bagus. Mereka juga belum terkalahkan pada musim ini. Karena itu, kami harus tetap berhati-hati, mempersiapkan diri dengan baik, dan tidak boleh lengah dalam menghadapi mereka,” ujarnya.

Selain membahas pertandingan, Shin turut menyoroti dua insiden yang melibatkan suporter dalam beberapa waktu terakhir. Salah satunya adalah dugaan penyerangan terhadap bus Persib U-18, sedangkan insiden lainnya berkaitan dengan bus yang membawa Jakmania Cikampek.

Shin menegaskan, tindakan kekerasan tidak boleh terjadi dalam sepak bola. Dia meminta klub memberikan teguran keras kepada suporter yang terlibat pelanggaran, sementara aparat penegak hukum harus menindak pelaku sesuai ketentuan yang berlaku.

“Hal seperti ini tidak boleh terulang kembali,” katanya.

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait