Nasional

Suporter Persija Tersangka Penyerangan Bus Persib Positif Narkoba

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG -- Polresta Batang telah menetapkan suporter Persija berinisial BPA (33 tahun) sebagai tersangka dalam kasus penyerangan bus rombongan Persib Bandung U-18 di Tol Trans Jawa, tepatnya di Rest...

13 Oktober 2026, pukul 13:00 WIB · dibaca 2 kali

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG -- Polresta Batang telah menetapkan suporter Persija berinisial BPA (33 tahun) sebagai tersangka dalam kasus penyerangan bus rombongan Persib Bandung U-18 di Tol Trans Jawa, tepatnya di Rest Area 360, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Ahad (11/10/2026) malam. Hasil tes urine menunjukkan BPA juga positif mengonsumsi narkoba.

"Hasil pemeriksaan oleh Satresnarkoba Polresta Batang, ia positif. Ya memakai sabu dan ganja," ungkap Kasatreskrim Polresta Batang Kompol Bintoro Thio Pratama dalam keterangannya yang diperoleh Republika, Selasa (13/10/2026).

Baca Juga

Dia menambahkan, pihaknya juga menyita barang bukti lain dari tas tersangka. “Di dalam tas ada alat hisap dan ada minuman mirasnya juga," ujarnya.

Bintoro mengungkapkan, BPA merupakan warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, tersangka BPA dikenakan Pasal 262 dan/atau Pasal 466 dan/atau Pasal 521 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Saat ini Polresta Batang masih mendalami kemungkinan tersangka lain dalam kasus penyerangan bus rombongan Persib U-18 di Rest Area 360.

Sebelumnya Kompol Bintoro mengungkapkan, penyerangan terhadap rombongan tim Persib U-18 bermula ketika mereka berhenti di Rest Area 360 pada Ahad malam sekitar pukul 21.30 WIB. Terdapat pula suporter dalam rombongan tersebut. Mereka baru saja melaksanakan pertandingan di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Malam itu, terdapat pula suporter Persija yang tengah singgah di Rest Area 360. Mereka tengah dalam perjalanan kembali ke Jakarta setelah menyaksikan pertandingan di Yogyakarta.

“Jadi antara suporter, baik itu Persija maupun Persib, bertemu di Rest Area 360, yang di mana akhirnya ada perkataan-perkataan mungkin yang kurang baik, yang di mana akhirnya suporter dari Persija melakukan pelemparan di Rest Area 360 ke bus Persib,” ungkap Bintoro ketika diwawancara, Senin (12/10/2026).

Dia menambahkan, aksi pelemparan tersebut dilatari kefanatikan oknum suporter Persija. “Saat bertemu di rest area, mereka tahu ini bus Viking, akhirnya diteriak-teriaki, dan terjadilah tindak pidana tersebut,” ujarnya.

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait